Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaIndonesiaInternasionalKeselamatan

Keputusan Wasit Picu Amuk Suporter, Laga Danlanud Cup Purbalingga Berakhir Chaos

10
×

Keputusan Wasit Picu Amuk Suporter, Laga Danlanud Cup Purbalingga Berakhir Chaos

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta (Amperanews.com) – Pertandingan sepak bola antarkampung (tarkam) Danlanud Cup 2026 di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, berujung ricuh setelah sejumlah suporter memasuki lapangan dan melakukan pengeroyokan terhadap wasit. Akibat insiden tersebut, wasit Ridho Bekti Utomo mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. (Sabtu, 01/08/2026).

Peristiwa itu terjadi pada pertandingan antara Andalas FC asal Banjarnegara melawan Gama Adipasir yang digelar di Lapangan Garuda Manunggal Lanud Jenderal Besar Soedirman, Wirasaba, Kamis (30/7/2026).

Example 300x600

Berdasarkan penjelasan pengurus Askab PSSI Purbalingga melalui Uut Triyas Yanuar, jalannya pertandingan pada awalnya berlangsung normal sesuai aturan yang berlaku. Memasuki menit ke-17 dengan kedudukan masih imbang 0-0, wasit memberikan keputusan atas sebuah pelanggaran yang terjadi di area pertahanan Gama FC.

Menurut Askab PSSI Purbalingga, keputusan tersebut sebenarnya telah diterima oleh para pemain dari kedua kesebelasan. Namun, manajer beserta sejumlah ofisial Andalas FC melancarkan protes keras kepada perangkat pertandingan karena tidak puas terhadap keputusan wasit.

Di tengah situasi protes tersebut, kondisi di lapangan semakin tidak terkendali. Sejumlah suporter Andalas FC dilaporkan menerobos masuk ke area pertandingan dari berbagai sisi lapangan dan mengejar wasit.

Ridho Bekti Utomo kemudian menjadi korban pengeroyokan hingga mengalami luka-luka. Petugas segera mengevakuasi korban menggunakan ambulans menuju RSU Emmanuel Klampok untuk memperoleh penanganan medis.

Selain wasit utama, insiden juga menimpa salah satu asisten wasit, Rio Wahyu, yang terkena lemparan botol plastik di bagian kepala saat kericuhan berlangsung.

Hingga kini, insiden tersebut menjadi perhatian berbagai pihak karena dinilai mencederai nilai sportivitas dalam kompetisi sepak bola amatir. Askab PSSI Purbalingga diharapkan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan pertandingan agar kejadian serupa tidak kembali terulang pada ajang olahraga di masa mendatang. (Rd)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *