Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BencanaBeritaIndonesiaInternasionalKeselamatan

Gempa M7,4 Hantam Kolombia, Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional, Semua WNI Dilaporkan Aman

5
×

Gempa M7,4 Hantam Kolombia, Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional, Semua WNI Dilaporkan Aman

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta (Amperanews.com) – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Kolombia dalam kondisi aman setelah negara tersebut diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4. (Selasa, 11 Agustus 2026).

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bogota telah melakukan komunikasi dengan WNI yang berada di sejumlah wilayah yang terdampak gempa.

Example 300x600

Berdasarkan pemantauan sementara, tidak ada laporan WNI yang menjadi korban akibat bencana tersebut. KBRI Bogota juga terus berkoordinasi dengan masyarakat Indonesia di Kolombia untuk mengetahui perkembangan kondisi mereka.

Kemlu menyebut KBRI Bogota telah menyiapkan langkah-langkah kedaruratan sebagai antisipasi apabila terjadi gempa susulan. Para WNI juga diminta tetap mengikuti perkembangan informasi dari otoritas setempat.

Gempa utama mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 07.34 waktu setempat. Berdasarkan laporan USGS, pusat gempa berada di sekitar San José del Palmar, Departemen Chocó, dengan kedalaman sekitar 107 kilometer dan berjarak sekitar 280 kilometer dari Bogota.

Guncangan dilaporkan terasa cukup kuat di sejumlah wilayah, termasuk Bogota, Cali, Medellin, Pereira, Manizales, dan Ibague.

Dampak gempa cukup besar. Pemerintah Kolombia melaporkan sedikitnya 111 orang meninggal dunia dan 87 lainnya mengalami luka-luka. Selain korban jiwa, sebanyak 61 bangunan dilaporkan runtuh dan sekitar 1.575 rumah mengalami kerusakan.

Pemerintah Kolombia kemudian menetapkan status bencana nasional untuk mempercepat pengerahan sumber daya dan bantuan ke wilayah yang paling terdampak.

Di tengah situasi tersebut, KBRI Bogota mengingatkan seluruh WNI agar tidak panik, tetap waspada, mengikuti instruksi otoritas setempat, serta memastikan komunikasi dengan perwakilan Indonesia tetap terjaga.

Dalam kondisi darurat, WNI di Kolombia juga dapat menghubungi hotline KBRI Bogota di +57 301 9061706.

Kemlu memastikan pemantauan terhadap kondisi WNI akan terus dilakukan seiring proses penanganan bencana oleh Pemerintah Kolombia. (Rd)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *