Sampang – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang perempuan berinisial MR (27) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menjadi perhatian setelah videonya beredar luas di media sosial. Korban diduga dianiaya sejumlah perempuan setelah dituding memiliki hubungan dengan pria yang sudah beristri. (Kamis, 13/08/2026)
Dalam video berdurasi sekitar 7 menit 7 detik yang beredar, MR terlihat terjatuh di lantai. Seorang perempuan tampak menjambak rambut korban, sementara perempuan lainnya memegangi tangan korban.
Di tengah kejadian, korban terdengar meminta agar aksi tersebut dihentikan. MR juga terdengar menyampaikan permintaan maaf kepada para perempuan yang mengeroyoknya.
Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Senin, 10 Agustus 2026 sekitar pukul 20.00 WIB. Lokasinya berada di sebuah tempat praktik bidan di Dusun Tetean, Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang, Sampang.
Kapolsek Ketapang AKP Kusmanto membenarkan adanya laporan informasi mengenai dugaan penganiayaan terhadap MR.
Polisi menyebut salah satu perempuan yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut merupakan seorang bidan yang membuka praktik di lokasi kejadian.
Dugaan sementara, pengeroyokan dipicu persoalan hubungan asmara. MR diduga dituding menjalin hubungan dengan suami salah satu perempuan yang berada di lokasi.
Dalam rekaman yang beredar, korban terlihat mengalami perlakuan kasar, termasuk dijambak. Korban juga disebut mendapat perlakuan berupa pelumuran bubuk cabai.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian, pihak-pihak yang terlibat, serta motif sebenarnya di balik dugaan pengeroyokan tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian karena dugaan persoalan hubungan pribadi berujung pada tindakan kekerasan terhadap korban. Polisi diharapkan dapat mengusut perkara berdasarkan bukti dan keterangan seluruh pihak yang terkait. (Rd)


















