Jakarta (Amperanews.com) – Rencana integrasi LRT Jakarta dengan layanan KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, terus dipersiapkan. Integrasi tersebut nantinya memungkinkan penumpang berpindah dari KRL ke LRT atau sebaliknya tanpa harus keluar dari area stasiun.
Rencana itu disampaikan Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin saat mendampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau kesiapan LRT Jakarta di Stasiun Manggarai, Kamis (13/8/2026).
Iwan mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan PT KAI untuk menghubungkan fasilitas kedua moda transportasi tersebut. Konsep integrasi dirancang agar perpindahan penumpang berlangsung lebih praktis dan nyaman.
Dengan skema tersebut, penumpang KRL yang hendak melanjutkan perjalanan menggunakan LRT dapat langsung menuju fasilitas LRT melalui koneksi yang disiapkan. Begitu pula penumpang LRT yang ingin melanjutkan perjalanan menggunakan KRL.
Integrasi ini juga menjadi bagian dari rencana pengembangan kawasan Manggarai sebagai kawasan perkotaan terpadu. Jakpro bersama pihak terkait berencana mengembangkan kawasan tersebut menjadi salah satu pusat kegiatan baru di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai posisi Stasiun Manggarai sangat strategis karena menjadi titik pertemuan berbagai layanan transportasi publik.
Menurut Pramono, Stasiun Manggarai saat ini memiliki aktivitas penumpang yang sangat tinggi, dengan jumlah pengguna yang disebut mencapai sekitar 1,8 juta penumpang per hari.
Konektivitas antara berbagai moda transportasi dinilai dapat membuat Manggarai berkembang menjadi salah satu hub transportasi utama Jakarta, selain kawasan Dukuh Atas.
Pengembangan Manggarai juga akan diarahkan melalui konsep Transit Oriented Development (TOD). Pemerintah pusat, Pemprov DKI Jakarta, dan pihak swasta disebut akan terlibat dalam pengembangan sejumlah kawasan TOD di sekitar Manggarai.
Dengan semakin terintegrasinya moda transportasi dan berkembangnya kawasan TOD, Manggarai diproyeksikan menjadi salah satu pusat mobilitas masyarakat sekaligus kawasan yang memiliki aktivitas ekonomi semakin tinggi. (Rd)


















