Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BencanaBeritaIndonesiaInternasionalKenyamananKeselamatan

Jalan Menuju Kampung Baduy Rusak Parah, Tokoh Adat Minta Akses Wisata Segera Dibenahi

30
×

Jalan Menuju Kampung Baduy Rusak Parah, Tokoh Adat Minta Akses Wisata Segera Dibenahi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LEBAK (Amperanews.com) — Kondisi infrastruktur menuju kawasan adat Baduy di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi perhatian warga dan masyarakat adat. Sejumlah ruas jalan menuju permukiman Baduy dilaporkan mengalami kerusakan berupa lubang dan permukaan jalan yang bergelombang.

Kerusakan tersebut terdapat di jalur utama maupun alternatif menuju kawasan Baduy. Kondisi ini dinilai mengganggu kenyamanan sekaligus mobilitas warga dan wisatawan yang hendak berkunjung ke salah satu kawasan adat yang menjadi tujuan wisata budaya di Banten.

Example 300x600

Salah seorang pengendara, Budi, mengatakan kerusakan jalan membuat perjalanan menuju kawasan Baduy menjadi kurang nyaman.

“Jalan rusak ini membuat tidak nyaman saat dilintasi,” kata Budi di Lebak, Kamis (27/8/2026).

Salah satu ruas yang mengalami kerusakan berada di Jalan Raya Aweh-Gununganten-Cikapek. Jalur tersebut menjadi salah satu akses yang digunakan untuk menuju kawasan permukiman masyarakat adat Baduy.

Selain jalur utama, kondisi serupa juga ditemukan di ruas Cikapek yang selama ini menjadi jalur alternatif bagi masyarakat maupun pengunjung yang ingin mempersingkat waktu perjalanan.

Pengunjung Keluhkan Akses Jalan

Kepala Desa Kanekes sekaligus Jaro Pemerintah Masyarakat Adat Baduy, Oom, membenarkan adanya keluhan dari pengunjung terkait kondisi akses menuju kawasan Baduy.

Menurut dia, wisatawan yang hendak berkunjung memiliki beberapa pilihan jalur, namun sejumlah ruas tersebut sama-sama ditemukan mengalami kerusakan.

“Pengunjung banyak yang menanyakan, katanya jalan menuju Baduy cukup lumayan rusak. Mau lewat Kalang Anyar atau Aweh, katanya sama-sama ada yang rusak,” ujar Oom.

Kondisi jalan yang tidak optimal dinilai perlu segera mendapatkan perhatian karena akses tersebut tidak hanya digunakan masyarakat setempat, tetapi juga menjadi jalur penting bagi wisatawan yang datang ke kawasan adat Baduy.

Oom berharap pemerintah dapat mempercepat pembangunan maupun perbaikan akses menuju kawasan Saba Baduy. Menurutnya, pembenahan infrastruktur diperlukan untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus kenyamanan wisatawan.

Terminal Ciboleger Juga Perlu Dibenahi

Selain persoalan jalan, Oom turut menyoroti kondisi Terminal Ciboleger yang menjadi salah satu pintu masuk wisatawan menuju kawasan Baduy.

Keterbatasan kapasitas parkir disebut kerap membuat kendaraan wisatawan tidak tertampung. Kondisi tersebut bahkan dapat menyebabkan pengunjung harus kembali karena area parkir penuh.

“Jadi kami mendukung dan mendorong agar pembangunan akses menuju Saba Baduy dipercepat. Terminal ini kecil nggak bisa muat banyak kendaraan. Mereka yang hendak ke Baduy pada balik lagi karena parkiran penuh,” katanya.

Perbaikan akses jalan dan pembenahan fasilitas terminal diharapkan dapat dilakukan secara beriringan sehingga kawasan wisata Baduy memiliki infrastruktur pendukung yang lebih memadai tanpa mengabaikan karakter dan ketentuan adat masyarakat setempat. (Rd)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *