Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHukumIndonesiaInternasionalKeselamatanPelecehanPembunuhanPenculikanPercintaan

Sandiwara Jamal Terbongkar! Bunuh Wanita karena Ditolak, Lalu Buat Skenario Bunuh Diri

4
×

Sandiwara Jamal Terbongkar! Bunuh Wanita karena Ditolak, Lalu Buat Skenario Bunuh Diri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta (Amperanews.com) – Kasus pembunuhan seorang perempuan berinisial S (46) di Kabupaten Pelalawan, Riau, terbongkar setelah polisi menemukan sejumlah kejanggalan dalam skenario kematian korban.

Pelaku, Jamal alias JA, diduga membunuh korban di rumah kontrakannya di Jalan Markisa, Pangkalan Kerinci, pada Selasa malam (15/8/2026). Setelah itu, pelaku berusaha membuat seolah-olah korban meninggal karena bunuh diri.

Example 300x600

Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Shilton mengatakan korban dan pelaku sebelumnya saling mengenal karena pernah bekerja di rumah makan yang sama.

Korban Pinjam Kunci Kontrakan

Rangkaian kejadian bermula ketika S mendatangi Jamal di tempat pencucian motor tempatnya bekerja pada Selasa siang. Korban saat itu meminta izin menggunakan kontrakan Jamal untuk beristirahat karena sedang berselisih dengan suaminya.

Jamal kemudian memberikan kunci kontrakan kepada korban.

Sekitar pukul 21.00 WIB, S menghubungi Jamal dan meminta dibelikan air mineral. Pelaku kemudian datang ke kontrakan dan menyerahkan minuman tersebut kepada korban.

Namun, situasi berubah setelah Jamal mengajak korban berhubungan intim. Ajakan tersebut ditolak S.

“Melihat kondisi korban lagi galau, pelaku mengajak korban berhubungan intim, namun korban menolak dan marah,” kata Shilton dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).

Korban Dicekik hingga Tak Bergerak

Penolakan tersebut membuat pelaku emosi. Menurut keterangan yang diperoleh polisi, korban sempat marah dan berteriak di dalam kontrakan.

Jamal kemudian berusaha membungkam korban dengan mencekiknya hingga korban tidak lagi bergerak.

“Korban tidak berhenti marah-marah lalu pelaku langsung mencekik leher korban sehingga korban tidak bergerak lagi,” ungkap Shilton.

Setelah kejadian tersebut, Jamal meninggalkan korban. Dia kemudian tidur di tempat pencucian motor tempatnya bekerja.

Buat Skenario Korban Bunuh Diri

Keesokan harinya, Rabu (12/8), Jamal kembali ke kontrakan bersama seorang rekannya berinisial J. Di sinilah polisi menduga pelaku mulai menjalankan skenario untuk menghilangkan jejak.

Jamal sebelumnya mengunci kontrakan dari luar. Setelah keluar melalui jendela, kunci dilemparkan ke dalam rumah sehingga kondisi tersebut seolah-olah menunjukkan bahwa kontrakan terkunci dari dalam.

Saat kembali, Jamal berpura-pura panik. Dia menggedor pintu dan memanggil-manggil korban.

Seorang tetangga berinisial P yang mendengar keributan kemudian menghubungi Jamal melalui WhatsApp dan menyarankan agar pintu didobrak karena khawatir korban mengalami sesuatu.

Ketika saksi datang, Jamal terlihat mencongkel pintu. Dari situ korban terlihat sudah tergeletak di dalam kontrakan.

Jamal kemudian berpura-pura memeriksa kondisi korban dan mengatakan bahwa S telah meninggal dunia. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada ketua RT hingga diteruskan ke layanan polisi 110.

Alibi Pelaku Terbongkar

Awalnya, Jamal berusaha meyakinkan polisi bahwa korban meninggal karena bunuh diri akibat mengalami tekanan dalam rumah tangga.

Namun, penyidik Polsek Pangkalan Kerinci menemukan sejumlah kejanggalan. Keterangan Jamal juga disebut berubah-ubah dan tidak sesuai dengan keterangan saksi maupun rekaman CCTV.

“Pelaku waktu kita amankan pertama kali keterangannya selalu berubah-ubah. Alibinya banyak bertolak belakang dengan para saksi lain dan alat bukti CCTV yang kita punya,” ujar Shilton.

Hasil autopsi kemudian semakin memperkuat dugaan bahwa kematian korban bukan akibat bunuh diri.

Setelah hasil autopsi dari Biddokes Polda Riau keluar pada Kamis pagi, Jamal akhirnya tidak dapat lagi mempertahankan keterangannya.

“Tapi setelah keluar hasil autopsi Biddokes Polda Riau Kamis pagi kemarin, pelaku sudah tidak bisa mengelak lagi,” pungkas Shilton.

Polisi kini mengamankan Jamal untuk menjalani proses hukum lebih lanjut terkait dugaan pembunuhan tersebut. (Rd)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *