Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
InternasionalPolitik

BNN Bongkar Kisah Penangkapan Dewi Astutik, Otak Penyelundupan 2 Ton Sabu Ditangkap di Kamboja!

4
×

BNN Bongkar Kisah Penangkapan Dewi Astutik, Otak Penyelundupan 2 Ton Sabu Ditangkap di Kamboja!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bogor (Amperanews.com) – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, mengungkap proses panjang di balik keberhasilan penangkapan buronan internasional Paryatin alias Dewi Astutik, yang diduga menjadi aktor intelektual dalam jaringan penyelundupan 2 ton sabu. Keberhasilan tersebut disebut sebagai hasil sinergi lintas negara dan kolaborasi berbagai instansi dalam memerangi kejahatan narkotika.

Pernyataan itu disampaikan Suyudi saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) 2026 di kawasan Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/7/2026).

Example 300x600

Dalam kesempatan tersebut, Suyudi menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh BNN semata. Menurutnya, keberhasilan penegakan hukum memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, kementerian, lembaga negara, hingga aparat penegak hukum di dalam maupun luar negeri.

Ia menjelaskan bahwa Dewi Astutik berhasil diamankan di Sihanoukville, Kamboja, melalui operasi gabungan lintas negara yang melibatkan berbagai institusi. Dewi diduga berperan sebagai salah satu aktor utama dalam penyelundupan narkotika seberat 2 ton yang terungkap pada Mei 2025.

Menurut Suyudi, operasi tersebut menjadi bukti bahwa batas wilayah suatu negara tidak boleh menjadi tempat berlindung bagi pelaku kejahatan narkotika internasional.

Dalam operasi penangkapan tersebut, BNN bekerja sama dengan Kepolisian Kamboja, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh, Atase Pertahanan RI di Kamboja, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Operasi dipimpin oleh Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Roy Hardi Siahaan, sebagai tindak lanjut instruksi Kepala BNN RI yang sebelumnya membentuk tim khusus untuk memburu buronan tersebut.

Dewi Astutik, yang juga diketahui masuk dalam daftar pencarian otoritas Korea Selatan, ditangkap saat berada di area lobi sebuah hotel di Sihanoukville bersama seorang warga negara Pakistan berinisial AH, yang diduga memiliki hubungan pribadi dengannya.

Setelah berhasil diamankan, keduanya dibawa ke Phnom Penh untuk menjalani proses verifikasi identitas serta mekanisme penyerahan sesuai prosedur hukum antarnegara.

BNN menyebut keberhasilan operasi tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah Indonesia dalam memburu pelaku kejahatan narkotika hingga ke luar negeri melalui kerja sama internasional yang kuat.

Suyudi berharap sinergi serupa terus diperkuat agar jaringan peredaran narkotika internasional dapat diputus secara menyeluruh demi melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba. (Rd)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *