Kabupaten Tangerang – (AmperaNews.com) – Penemuan dua kerangka manusia beserta kain kafan yang diindikasi kuat berjenis kelamin laki-laki atas nama almarhum Masir dan Safinih menghebohkan warga di Kawasan Suvana Sutra, Kampung Kendal Lembur, RT/RW 02/02, Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten.
Sukayah, salah seorang warga setempat di Tangerang, Senin menyampaikan, bahwa kerangka manusia tersebut pertama kali ditemukan oleh sejumlah anak-anak yang sedang bermain layangan.
“Melihat tulang belulang dan kain kafan berserakan, mereka kemudian melaporkan hal itu kepada warga sekitar hingga akhirnya membuat heboh masyarakat,” katanya.
Kepala Desa Sindang Panon, Didik Darmadi, membenarkan terkait penemuan kerangka manusia yang ditemukan oleh warga di daerah itu.
Ia bilang, bahwa lokasi lahan kosong tersebut dulunya merupakan area pemakaman. Bahkan, sebelum lahan digali untuk kepentingan pembangunan perumahan, sebanyak 30 makam sudah dipindahkan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) baru.
“Memang betul itu kerangka manusia. Dulunya tanah itu disebut makam Jengkol. Sebagian besar makam sudah dipindahkan, sekitar 30 makam. Diduga kerangka yang ditemukan ini tertinggal karena tidak ada penanda makam,” tuturnya.
Lahan tersebut, katanya, kini sudah menjadi milik perusahaan pengembang yakni Alam Sutera dan proses penggalian menggunakan alat berat kemungkinan menyebabkan tulang belulang serta kain kafan tersebut muncul ke permukaan.
“Awalnya tanah ini sudah dijual ke pihak pengembang. Saat dilakukan pengupasan tanah, mungkin kerangka itu terlihat. Kami sudah berkoordinasi dengan Polsek, dan akhirnya kerangka tersebut dipindahkan untuk dimakamkan kembali di TPU Kendal Bubuhan,” ungkapnya.
Kapolsek Pasar Kemis, AKP Samsul Bahri menyampaikan bahwa penemuan kerangka manusia beserta kain kafan itu terjadi pada Minggu (28/9). Lokasi penemuan yakni berada di lahan proyek Lavon Suvarna Sutera, Sindang Jaya.
Dimana, berdasarkan penyelidikan bahwa kedua kerangka manusia itu diketahui atas nama makan almarhum Masir dan Safinih. Kendati, atas penemuan ini pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk dilakukan pemindahan ke TPU.


















