Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Wamen LH Dorong MBG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah yang Baik

85
×

Wamen LH Dorong MBG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah yang Baik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta – (Amperanews.com) – Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono meminta pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menjadi contoh bagi pengelolaan sampah dan limbah yang lebih baik.

“Program MBG ini bagus, anak-anak kelihatan senang, porsinya pas, dan juga memperhatikan anak yang alergi. Tapi lebih dari itu, kita juga ingin pastikan pengelolaan sampahnya menjadi contoh terbaik,” ujarnya dalam pernyataan terkonfirmasi dari Jakarta, Sabtu.

Example 300x600

Dia mengatakan hal itu setelah meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Halim Perdana Kusuma dan sejumlah sekolah penerima MBG di Jakarta Timur, Jumat (19/9).

Dia menyoroti bahwa SPPG Halim melayani siswa di 15 sekolah dengan kapasitas dapur mencapai lebih dari 6.000 porsi per hari.

Ia mengatakan pengelolaan sampah dilakukan melalui pemilahan organik dan anorganik, pemanfaatan sampah organik sebagai pakan ternak, serta kerja sama dengan bank sampah. Dapur juga dilengkapi instalasi pengolahan air limbah (ipal) sederhana.

“Dengan pengomposan, kita bukan hanya mengurangi beban TPA (Tempat Pemrosesan Akhir), tetapi juga menciptakan manfaat baru dari sampah organik,” kata Diaz yang juga Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) itu.

Sebagai bentuk dukungan, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menyerahkan dua komposter berkapasitas 30-50 kilogram per hari serta unit ipal tambahan bagi dapur SPPG Halim.

Komposter itu dapat mengolah sampah organik menjadi kompos sekaligus menghasilkan pupuk organik cair yang bermanfaat bagi tanaman sekitar.

“Saya berharap SPPG Halim ini bisa menjadi contoh yang paling baik untuk dapur-dapur lain, paling tidak dalam hal pengelolaan sampah dan limbah,” kata dia.

Badan Gizi Nasional menargetkan pembangunan 30.000 SPPG hingga akhir 2025. Dengan kapasitas rata-rata 3.000 siswa per unit, timbulan sampah dari program ini diperkirakan mencapai 800 ton per hari. Oleh karena itu, pengelolaan sampah yang terpadu dan tepat guna menjadi kunci keberlanjutan program.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *