PALEMBANG – ( AmperaNews.com ) – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) kembali menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) sebagai upaya menekan inflasi sekaligus meringankan beban masyarakat.Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang itu berlangsung di Terminal Perumnas Sako, Palembang, Kamis (18/9). Wagub Cik Ujang dalam sambutannya menegaskan keberhasilan menjaga stabilitas harga tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah.
Menurutnya, diperlukan sinergi dengan seluruh pihak, mulai dari lembaga keuangan, BUMN, BUMD, distributor, hingga masyarakat. “Tanpa kebersamaan dan gotong royong, pengendalian harga dan inflasi tidak akan berjalan maksimal,” kata Wagub Cik Ujang dalam keterangannya, Jumat (19/9). Dia menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia, Bulog, serta semua mitra yang telah berperan besar dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Kolaborasi, menurut Wagub Cik Ujang, menjadi kekuatan utama menghadapi tantangan ekonomi. Selain menghadirkan sembako dengan harga subsidi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.
“Operasi Pasar Murah adalah ikhtiar bersama demi kesejahteraan masyarakat,” tambah Cik Ujang.Terakhir, Wagub Cik Ujang mengajak agar sinergi lintas sektor terus diperkuat. Dia gotong royong adalah kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. “Dengan kerja sama semua pihak, kami bisa memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan harga terjangkau,” tegasnya.
Kepala Biro Perekonomian Setda Sumsel Hengky Kurniawan menambahkan kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama erat antara Pemprov, BUMD dan Bank Indonesia. Sejumlah bahan pokok dijual lebih murah, antara lain beras SPHP, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, gula pasir, ayam potong, dan ikan beku. Antusiasme warga terlihat jelas dengan panjangnya antrean sejak pagi. Masyarakat mengaku terbantu dengan adanya program tersebut.
Mereka berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke berbagai daerah lain di Sumsel.


















