Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Viral, Pengemis Pukul Pengendara Motor di Exit Tol Madiun

39
×

Viral, Pengemis Pukul Pengendara Motor di Exit Tol Madiun

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MADIUN – ( AmperaNews.com ) – Sebuah video berdurasi 24 detik yang merekam aksi seorang pengemis perempuan memukul pembonceng sepeda motor saat berhenti di perempatan lampu traffic light exit tol Dumpil menjadi viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, pengemis tersebut awalnya terlihat berjalan meminta uang kepada pengendara yang berhenti di perempatan lampu merah. Namun, tak lama kemudian, ia tiba-tiba memukul kepala pembonceng sepeda motor. Setelah melakukan pemukulan, pengemis tersebut mengomel tidak jelas kepada pengendara.

Example 300x600

Kejadian berlanjut ketika lampu traffic light berwarna hijau, di mana perempuan itu kembali memukul punggung pembonceng sepeda motor yang sama.

Dari hasil penelusuran Kompas.com terungkap bahwa pengemis perempuan ini sudah beberapa kali membuat ulah saat meminta-minta uang di lokasi yang sama. Dua tahun lalu, ia pernah diamankan karena menggedor kaca jendela mobil yang berhenti di traffic light perempatan exit tol Madiun. Pengemis tersebut kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Madiun untuk direhabilitasi karena meresahkan masyarakat.

Kabid Penegakan Peraturan Hukum Daerah Satpol PP Kabupaten Madiun, Danny Yudi Satriawan, yang dikonfirmasi pada Rabu (17/9/2025), membenarkan bahwa video viral tersebut terjadi di perempatan traffic light exit tol Madiun. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan anggota untuk berpatroli di sekitar lokasi kejadian, namun tidak menemukan keberadaan pengemis tersebut.

“Kami sudah menerjunkan anggota untuk berpatroli di lokasi kemarin. Tetapi saat patroli di sana kami tidak menemukan tanda-tanda keberadaan pengemis tersebut,” kata Danny. Danny menambahkan bahwa laporan mengenai ulah pengemis yang meresahkan ini bukanlah yang pertama kali diterima.

Sebelumnya, pengemis tersebut pernah ditertibkan petugas karena mengganggu pengguna jalan dengan berteriak, berkata kasar, hingga menggedor kaca jendela kendaraan. “Kejadian ini bukan temuan pertama. Sebelumnya yang bersangkutan dilaporkan karena mengganggu dengan berteriak dan berbicara kasar.”

“Bahkan kadang menggedor-gedor pintu kendaraan. Sedangkan kekerasan fisik langsung ke pengendara baru kali ini terjadi,” tutur Danny. Ia juga menjelaskan bahwa jika perempuan tersebut berhasil diamankan saat mengemis, maka ia akan diserahkan kepada Dinas Sosial untuk mendapatkan rehabilitasi atau pembinaan di shelter.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa perempuan tersebut tinggal di Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, dan terindikasi mengalami gangguan jiwa.Danny mengungkapkan bahwa sesuai dengan peraturan daerah, petugas dapat menindak mereka yang melanggar aturan, termasuk larangan mengemis di jalan raya nasional. Namun, jika perempuan tersebut tidak mengemis lagi di jalan raya, maka tidak ada tindakan yang dapat dilakukan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *