Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Saham DCII Kembali Meroket Hari Ini 18 Juli 2025, Masuk Radar Pantauan BEI

243
×

Saham DCII Kembali Meroket Hari Ini 18 Juli 2025, Masuk Radar Pantauan BEI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMPERANEWS.COM – PT DCI Indonesia Tbk (DCII), perusahaan penyedia pusat data, kembali menjadi sorotan pasar modal setelah harga sahamnya melonjak drastis. Harga saham termahal di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melanjutkan kenaikan pada perdagangan Jumat, (18/7/2025).

Berdasarkan data  RTI, harga saham DCII ditutup melonjak 16,13% ke posisi Rp 259.250 per saham. Harga saham DCII dibuka naik 20.050 poin ke posisi Rp 243.300 per saham dari sebelumnya Rp 223.250. Saham DCII berada di level tertinggi Rp 267.900 dan terendah Rp 243.300 per saham. Total frekuensi perdagangan 402 kali dengan volume perdagangan 494 saham. Nilai transaksi Rp 12,9 miliar. Kapitalisasi pasar saham Rp 617,99 triliun.

Example 300x600

Selama lima hari terakhir, saham DCII sudah melonjak 71,35%.

Sementara itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan telah terjadi peningkatan harga saham DCII di luar kebiasan atau unsual market activity/UMA.

Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 16 Juli 2025 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) perihal laporan bulanan registrasi pemegang Efek.

Sebagai informasi, sebelumnya Bursa telah mengumumkan:

  • Suspensi hingga Pengumuman Bursa Lebih Lanjut pada 27 Februari -4 Maret 2025 atas perdagangan saham DCII.
  • Suspensi cooling down pada 25 Februari 2025 atas atas perdagangan saham DCII.
  • Unusual Market Activity (UMA) pada 4 Februari 2025 atas perdagangan saham DCII.

Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham DCII tersebut, Bursa saat ini mencermati perkembangan pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu para investor diharapkan untuk:

a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa;

b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya;

c. Mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS); dan

d. Mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

DCII pertama kali melantai di BEI pada Januari 2021 dengan harga penawaran umum perdana (IPO) sebesar Rp 420 per saham. Sejak IPO, harga saham DCII telah melonjak fantastis hingga 22.941,67 persen. Angka ini jauh melampaui kinerja banyak perusahaan teknologi terkemuka lainnya, menunjukkan kepercayaan investor yang tinggi terhadap prospek bisnis pusat data di Indonesia.

Pemegang saham DCII berdasarkan data BEI antara lain:

  • Marina Budiman sebesar 22,51%
  • Han Arming Hanafia sebesar 14,11%
  • Anthoni Salim sebesar 11,12%
  • Otto Toto Sugiri sebesar 29,9%
  • Masyarakat warkat sebesar 3,81%
  • Masyarakat non warkat sebesar 18,55%

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *