Jakarta – (AmperaNews.com) – Pembina Dharma Wanita Persatuan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (DWP Kemenko PM) Rustini Muhaimin Iskandar menilai hijabfluencer atau perempuan berhijab pemengaruh mempunyai peran strategis di media sosial.
“Hijabfluencer memiliki peran strategis dalam menyebarkan nilai kebaikan, edukasi, dan pemberdayaan melalui media sosial. Perempuan berhijab adalah inspirasi generasi muda,” ujar Rustini dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Selain itu, dia memandang hijabfluencer dapat berperan untuk dakwah kultural, promosi nilai keagamaan maupun kebangsaan, serta membuka ruang bagi pengembangan potensi ekonomi kreatif melalui media digital saat ini.
Oleh sebab itu, dia menaruh harapan besar kepada para hijabfluencer, terutama yang menjadi finalis Putri Hijabfluencer Indonesia 2025, agar mampu menjadi panutan yang menginspirasi tidak hanya dalam penampilan/fisik, tetapi melalui akhlak, kepedulian sosial, dan kontribusi nyata.
“Gunakan platform media sosial untuk mendorong perubahan positif. Mulai dari isu pendidikan, kewirausahaan, hingga lingkungan,” katanya.
Menurut dia, pemerintah melalui Kemenko PM menempatkan perempuan sebagai motor penggerak pembangunan, baik dalam kewirausahaan, pendidikan keluarga, maupun ketahanan sosial.
Oleh karena itu, kata dia, ajang tersebut selaras dengan semangat meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan perempuan dalam pembangunan nasional yang didorong pemerintah.
Adapun finalis Putri Hijabfluencer Indonesia 2025 adalah Andhea Putri Pratimi (Riau), Andien Alvita Ramadhani (Jawa Tengah), Helfian Putri (Lampung), Vesti Dheacylia Ramadhani (Jakarta), Putri Prihartini (Yogyakarta), Iin Karina (Nusa Tenggara Barat), Rina Mariana (Jawa Barat), Sufu Malinda (Jawa Timur), Nisrina Salsabila (Aceh), Zakira Maysoniya (Bali), Ayu Aprilliya Kusuma (Bangka Belitung), Monica Kamil Hakim (Sumatera Barat), dan Asmiranda (Sumatera Selatan).


















