Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Anak Perempuan di Penjaringan

35
×

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Anak Perempuan di Penjaringan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta – (AmperaNews.com) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Utara masih mendalami penyebab kematian anak perempuan berinisial AR (8) di kamar indekos milik ibunya, Jalan Arwana, Pejagalan Kecamatan Penjaringan.

“Hingga saat ini kami masih bekerja memeriksa sejumlah saksi dan kemungkinan akan bertambah lagi,” kata Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar di Jakarta, Jumat.

Example 300x600

Ia mengatakan memang di jasad korban ditemukan beberapa luka tapi hingga saat ini belum dapat disimpulkan apa penyebab kematian korban.

“Itu semua masih dalam proses,” kata lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2008 tersebut.

Kompol Onkoseno menambahkan saat ini proses autopsi jasad korban juga masih berjalan di RS Polri Kramat Jati dan pihaknya masih menunggu hasil tersebut.

“Nanti kalau sudah lengkap baru dilakukan gelar perkara dan mengambil kesimpulan apa yang menyebabkan korban ini meninggal dunia,” kata dia.

Petugas juga telah mengambil sejumlah barang bukti di lokasi kejadian dan hingga saat ini lokasi kejadian masih dilindungi dengan memasang garis polisi.

“Ada beberapa barang yang diamankan, masih dianalisa dan nanti dipisahkan yang bisa dijadikan alat bukti atau bukan,” kata dia.

Menurut dia, sejauh ini baru tujuh orang yang diperiksa mulai dari kedua orang tua korban dan sejumlah tetangga yang ada di lokasi kejadian.

“Kami juga masih mendalami keterangan dari ibunya dan juga saksi ini diperiksa kesehatan secara menyeluruh,” kata dia.

Sebelumnya Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur mendalami adanya tanda kekerasan pada jenazah seorang anak perempuan berinisial AR (8) yang ditemukan di kamar indekos di Jalan Arwana Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (21/9).

“Kami melakukan pemeriksaan tambahan untuk memastikan sebab kematian. Jadi masih proses. Ada dugaan akibat kekerasan benda tumpul,” kata Kabid Yandokpol RS Polri Kombes Ahmad Fauzi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *