Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Perpusnas Hadiri Kongres IFLA World Library, Perkuat Diplomasi Literasi Indonesia

36
×

Perpusnas Hadiri Kongres IFLA World Library, Perkuat Diplomasi Literasi Indonesia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta – (AmperaNews.com) – Delegasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) mengikuti International Federation of Library Associations and Institutions (IFLA) World Library and Information Congress (WLIC) 2025 di Kazakhstan, Asia Tengah, untuk memperkuat diplomasi literasi Indonesia.

Delegasi dari Perpusnas mengikuti upacara yang bertepatan dengan HUT ke-80 kemerdekaan Republik Indonesia pada Minggu (17/8), bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Kazakhstan merangkap Tajikistan, Fadjroel Rachman, di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Astana.

Example 300x600

Sekretaris Utama Perpusnas Joko Santoso dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, mengemukakan, partisipasi Perpusnas dalam kegiatan internasional tersebut merupakan bagian dari diplomasi literasi Indonesia.

“Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Astana menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan keterlibatan Perpusnas dalam Kongres IFLA. Kehadiran kami di sini tidak hanya untuk memperkuat jejaring kerja sama global, tetapi juga untuk menunjukkan kepada dunia bahwa literasi merupakan bagian penting dari pembangunan bangsa Indonesia,” ujar Joko.

Menurut Joko, kehadiran lima pemateri dari Perpusnas yang menyampaikan isu-isu strategis mulai dari preservasi naskah kuno, data bibliografi inklusif, layanan digital, keterbukaan informasi, hingga akses koleksi dengan isu sensitif menegaskan komitmen dan kontribusi Indonesia di bidang kepustakawanan pada tingkat global.

Hal tersebut sekaligus membuktikan komitmen Perpusnas untuk terus berperan aktif dalam memajukan literasi, ilmu pengetahuan, dan diplomasi budaya di tingkat internasional.

Sementara itu, Duta Besar Fadjroel Rachman menyampaikan pentingnya peran diplomasi budaya dan ilmu pengetahuan untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Kazakhstan.

“Kehadiran Perpusnas dalam forum internasional seperti IFLA tidak hanya membawa nama baik Indonesia di kancah dunia kepustakawanan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan literasi dan warisan budaya bangsa kepada masyarakat internasional,” kata Fadjroel.

Momentum peringatan HUT RI ke-80 juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga negara Indonesia di Kazakhstan, sekaligus memperkuat rasa persatuan di luar negeri. Perpusnas melalui partisipasi delegasinya menunjukkan komitmen untuk terus berkontribusi dalam diplomasi literasi di tingkat global.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *