Bengkulu – (AmperaNews.com) – Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan sebanyak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) siap beroperasi pada pertengahan 2025 ini.
“Dari target 143 SPPG di 129 kecamatan, dalam dua minggu terakhir sudah terbangun 28 unit yang siap operasional,” kata Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Kamis.
Beroperasinya 28 SPPG tersebut tentunya akan mempercepat pemerataan siswa yang mendapatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bengkulu.
Kementerian Dalam Negeri RI sebelumnya pada Juli 2025 lalu telah mendorong pemerintah daerah mendukung penyediaan lahan untuk pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dalam skemanya, satu titik penerima MBG minimal melayani 3.000 siswa.
Seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu telah menyatakan kesiapan menyediakan lahan untuk pembangunan SPPG. Total jumlah siswa penerima program MBG di Provinsi Bengkulu mencapai lebih kurang 363.283 siswa.
Spesifikasi teknis satu unit SPPG meliputi, mampu melayani minimal 3.000 siswa, jarak tempuh maksimal 20 menit dari sekolah, luas lahan antara 800–1.000 meter persegi, akses jalan minimal selebar 3 meter, ketersediaan jaringan air tanah atau PDAM dan listrik.
Hingga Juli 2025, baru 13 unit SPPG yang telah aktif, tersebar di beberapa daerah seperti Kota Bengkulu, Rejang Lebong, Seluma, Kaur, dan Mukomuko. Pemerintah Provinsi Bengkulu terus melaju percepatan pembangunan SPPG, dan pada Agustus 2025, 28 unit SPPG siap beroperasi.
“Pemprov Bengkulu terus bergerak cepat menyiapkan infrastruktur dan kelembagaan untuk mendukung operasional SPPG,” ujarnya.