Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

OJK dan FKLJK Bali Galang Bantuan Sosial untuk Korban Banjir

39
×

OJK dan FKLJK Bali Galang Bantuan Sosial untuk Korban Banjir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Denpasar – (AmperaNews.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali bersama Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) setempat mengumpulkan bantuan dana sosial senilai Rp300 juta untuk korban bencana banjir di Pulau Dewata.

“Ini merupakan bentuk kasih sayang kami kepada Bali,” kata Kepala OJK Bali Kristrianti Puji Rahayu di Denpasar, Bali, Kamis.

Example 300x600

Didampingi Ketua FKLJK Bali I Nyoman Sudharma, bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Gubernur Bali Wayan Koster.

Dalam kesempatan itu, Puji menyampaikan empati kepada seluruh masyarakat Bali yang terdampak bencana dan berharap bantuan yang diserahkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan semangat Sagilik Saguluk, Salunglung, Sebayantaka serta prinsip Tatwam Asi, kami bergotong royong bersama melalui peristiwa ini,” ucapnya.

Tak hanya regulator dan forum lembaga jasa keuangan di Bali, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank BPD Bali juga menyerahkan bantuan senilai Rp400 juta yang diserahkan Direktur Utama I Nyoman Sudharma.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster manyambut baik dan mengapresiasi inisiatif OJK dan FKLJK Provinsi Bali yang telah memberikan bantuan tanpa menunggu permintaan dari pemerintah daerah.

Bantuan itu, lanjut dia, akan segera disalurkan kepada masyarakat Bali yang membutuhkan.

“Bantuan ini bentuk wujud nyata semangat kebersamaan dan kemanusiaan yang tulus serta mencerminkan nilai luhur gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat Bali,” ucap Wayan Koster.

Sebelumnya, banjir besar dan tanah longsor bersamaan terjadi di tujuh kabupaten/kota di Bali pada Rabu (10/9) dini hari setelah hujan mengguyur sejak Selasa (9/9) yakni di Kota Denpasar, Kabupaten Gianyar, Tabanan, Klungkung, Bangli, Karangasem, dan Jembrana.

Gubernur Bali Wayan Koster menyebutkan bencana alam itu diperkirakan tidak pernah terjadi sejak kurun waktu 70 tahun terakhir yang mengakibatkan 18 orang tewas dan empat korban lainnya hingga saat ini masih belum ditemukan.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Bali telah mencabut status tanggap darurat banjir per Rabu (17/9) dan memasuki tahap pemulihan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *