Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
InternationalPolitik

Momen Bersejarah! Direktur FBI Kash Patel Serahkan Artefak Papua kepada Presiden Prabowo.

4
×

Momen Bersejarah! Direktur FBI Kash Patel Serahkan Artefak Papua kepada Presiden Prabowo.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta (Amperanews.com) – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat, Kash Patel, di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya terkait pengembalian benda-benda budaya Indonesia yang sebelumnya dibawa keluar negeri secara ilegal. (Kamis, 23/07/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kash Patel secara langsung menyerahkan sejumlah artefak budaya Indonesia yang berhasil direpatriasi dari Amerika Serikat setelah melalui proses penelitian asal-usul (provenance research). Penyerahan itu merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan dengan FBI.

Example 300x600

Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat negara, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M. Herindra, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Ketua Komisi I DPR Budisatrio Djiwandono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan bahwa pengembalian artefak tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam memulihkan aset budaya Indonesia yang sebelumnya diselundupkan ke Amerika Serikat.

Menurutnya, setelah dilakukan penelitian mengenai asal-usul benda-benda tersebut, dipastikan bahwa artefak tersebut merupakan milik Indonesia sehingga proses pengembaliannya dapat dilakukan dan dibawa langsung oleh Direktur FBI kepada Presiden Prabowo.

Artefak yang dipulangkan berasal dari wilayah Papua dan merupakan warisan budaya masyarakat adat, di antaranya suku Dani, suku Asmat, serta komunitas di kawasan Danau Sentani. Seluruh benda tersebut memiliki nilai sejarah, budaya, dan identitas yang penting bagi bangsa Indonesia.

Fadli menegaskan bahwa keberhasilan repatriasi ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memperkuat kedaulatan budaya nasional melalui pengembalian warisan budaya yang berada di luar negeri.

Ia juga mengungkapkan bahwa kerja sama antara Indonesia dan FBI dalam pengembalian benda budaya bukanlah yang pertama. Selama beberapa tahun terakhir, FBI telah membantu proses pemulangan berbagai artefak Indonesia, termasuk arca perunggu dan sejumlah benda bersejarah yang berasal dari berbagai situs budaya.

Pemerintah berharap sinergi antara Indonesia dan FBI dapat terus ditingkatkan, terutama dalam proses repatriasi maupun restitusi benda budaya Indonesia yang masih berada di luar negeri. Nantinya, artefak yang telah kembali ke Tanah Air akan dipamerkan di Museum Nasional sehingga dapat dipelajari dan dinikmati oleh masyarakat luas. (Rd)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *