Jakarta – (AmperaNews.com) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi meminta setiap pesantren menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi para santri dan mencegah terjadinya kekerasan, seperti perundungan, sehingga para santri dapat belajar dan tumbuh secara optimal.
“Kami mencatat masih banyak terjadi kasus kekerasan, utamanya pada anak-anak di usia remaja,” ujar Menteri PPPA Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Hal ini dikatakannya saat menghadiri peresmian Masjid dan Pondok Pesantren Riyadlul Jannah 2 Internasional di Karawang, Jawa Barat.
Upaya ini penting mengingat banyaknya kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di lingkungan sekolah dan rumah.
“Masih banyak kasus kekerasan pada anak yang terjadi, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah dan sekitarnya, yang utamanya disebabkan oleh relasi kuasa, yaitu kondisi dimana terdapat hubungan antara dua pihak yang tidak setara, dimana satu pihak memiliki kendali, pengaruh, atau otoritas lebih besar atas pihak lainnya,” kata Menteri PPPA Arifah Fauzi.
Menteri Arifah Fauzi pun mengajak para pengasuh pondok pesantren dan juga para santri agar berperan sebagai pelopor dan pelapor.


















