Jakarta – (AmperaNews.com) – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji mengemukakan keluarga harus mandiri dan berkualitas dalam rangka menyambut 80 tahun Indonesia merdeka.
“Semangat mengisi kemerdekaan tentu harus kita isi dengan suasana yang menggembirakan dan membahagiakan. Kalau bahagia dan gembira, berarti masuk dalam indikator kinerja Kemendukbangga/BKKBN, salah satunya masyarakat dan keluarga yang berkualitas, itu harus mandiri, bahagia, dan tenteram,” katanya saat ditemui di Jakarta, Kamis.
Wihaji juga menyampaikan pesan khusus untuk memperingati kemerdekaan RI, yakni dengan optimisme dan keyakinan bahwa Indonesia akan baik-baik saja meskipun dengan segala problematika yang ada karena saat ini sudah ada indikator-indikator yang menunjukkan peningkatan untuk menjadi negara maju.
“Percayalah sama saya, Indonesia itu setuju atau tidak setuju, nanti negara kita akan menjadi negara maju, saya meyakini itu. Kapan? Nanti proses ini akan kita lalui karena tanda-tandanya sudah ada, salah satunya dengan membentuk Kemendukbangga/BKKBN karena ini urusan negara maju,” tuturnya.
Untuk itu, Kemendukbangga/BKKBN juga bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk menyusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) guna menyongsong Indonesia maju.
“Kami mengajak perguruan tinggi yang peduli terhadap isu-isu kependudukan karena isu kependudukan itu menjadi isu dunia, termasuk untuk menerjemahkan target pertumbuhan ekonomi. Alhamdulillah, sekarang di Indonesia 5,12, itu tertinggi di dunia nomor dua pertumbuhan ekonominya,” ujar dia.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menerjemahkan arti kemerdekaan dengan semangat persatuan menuju Indonesia yang lebih berdaulat. Hal tersebut dapat diisi dengan berbagai kegiatan untuk mengisi kemerdekaan, termasuk dengan berbagai lomba-lomba dan dukungan terhadap program-program prioritas nasional.
“Urusan kependudukan dan pembangunan keluarga ini menurut saya untuk 80 tahun kemerdekaan sangat penuh dengan semangat kebaikan, semangat kerja sama karena harga yang paling mahal hari ini adalah persatuan dan kesatuan. Insya Allah dengan bersatu dan berdaulat, masyarakat bisa sejahtera untuk menuju Indonesia maju,” ucap Wihaji.