Jakarta – (AmperaNews.com) – Perusahaan industri petrokimia PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) meraih tiga penghargaan dalam ajang Best Human Capital Awards 2025.
Ketiga penghargaan itu di antaranya Best Leadership on Human Capital Commitment 2025 yang diberikan kepada Presiden Direktur MCCI Anang Adji Sunoto serta Best Human Investment 2025 dan Best Talent diberikan Management untuk MCCI.
“Capaian ini merupakan hasil kerja tim, bukan individu,” kata Anang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Anang menjelaskan bahwa filosofi kepemimpinan di MCCI banyak terinspirasi dari pemikiran Ki Hajar Dewantara.
Menurutnya, pemimpin harus bisa menempatkan diri sesuai kondisi, misalnya berada di tengah saat organisasi bertumbuh, di depan saat krisis, dan di belakang sebagai penjaga ketika bisnis sudah matang.
Dirinya pun menuturkan bahwa strategi perusahaan tidak hanya berbicara soal modal finansial, melainkan juga modal manusia.
Anang meyakini seberapa besar pun investasi yang dimiliki perusahaan tidak akan berjalan tanpa tim yang solid. Sama halnya, investor dengan dana besar dianggap tidak akan mampu menggerakkan bisnis tanpa kehadiran tim yang kompeten.
Untuk MCCI, ia percaya bahwa salah satu keunggulan perusahaan adalah loyalitas karyawan yang sangat tinggi. Hampir semua anggota tim, kata Anang, tetap bertahan hingga menjelang pensiun, termasuk yang bergabung sejak tahun 1990-an.
Anang menilai hal itu menunjukkan bahwa kenyamanan kerja menjadi faktor penting di luar kesejahteraan finansial. “Selain kesejahteraan, kami berusaha menciptakan kenyamanan, suasana yang membuat orang betah, bersatu, dan bertahan,” tambah dia.
Presdir MCCI juga menekankan pentingnya sikap adaptif dalam menghadapi perubahan zaman dan kompetisi industri yang makin ketat. Dia berpendapat perusahaan hanya memiliki dua pilihan, bertumbuh atau mati. Karena itu, investasi dalam pengembangan SDM menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan bisnis.
“Untuk menghadapi kondisi saat ini, kita harus agile, lincah, persistent, dan kompetitif,” tuturnya.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli yang diwakili Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Aris Wahyudi turut menekankan pentingnya pengelolaan SDM yang menyeluruh.
Dia menyampaikan pengelolaan SDM akan menjadi fondasi bagi pembangunan bangsa di masa mendatang.
“Forum ini kami harapkan sebagai instrumen untuk para pengelola human capital secara menyeluruh, sehingga cita-cita Indonesia Emas 2045 betul-betul bisa kita desain dan siapkan tanpa ada seorang pun yang tertinggal,” ujar Aris.