Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Lahar Dingin Gunung Lewotobi Laki-Laki Tutup Akses Jalan Trans Flores!

97
×

Lahar Dingin Gunung Lewotobi Laki-Laki Tutup Akses Jalan Trans Flores!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMPERANEWS.COM – Akses jalan trans Flores di Kecamatan Ilebura, Kabupaten Flores Timur, NTT dibanjiri lahar dingin Gunung Lewotobi Laki-laki. Banjir lahar dingin itu dipicu curah hujan tinggi di kawasan puncak dan lereng Gunung Lewotobi Laki-laki. Hujan deras yang terjadi sejak Senin (28/7) lalu itu membawa material vulkanik seperti pasir, kerikil, dan batuan yang sebelumnya tertimbun akibat aktivitas erupsi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut banjir lahar dingin melanda dua desa, yakni Desa Nurabelen dan Desa Dulipali.

Example 300x600

Di Desa Nurabelen, banjir lahar dingin mengalir melalui 4 jalur yakni Jalur Dusun A yang berada di luar permukiman warga, Jalur Dusun B yang berada di sekitar rumah warga, jalur TPI, dan jalur Waikula RT 9 Dusun B. “Keempat jalur tersebut merupakan jalur normalisasi sungai,” kata Abdul Muhari melalui siaran pers, Rabu (30/7/2025).

Sementara di Desa Dulipali, banjir lahar dingin mengalir ke pemukiman warga dan menutupi jalan negara Trans Flores yang menghubungkan Flores Timur-Sikka. Desa Dulipali juga merupakan wilayah yang masuk ke dalam area Kawasan Rawan Bencana (KRB) Erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-laki.

Meski mengalir ke pemukiman warga, tidak ada korban jiwa dilaporkan. Hal ini dikarenakan warga yang berada di Desa Dulipali sudah mengungsi sejak erupsi terakhir Gunung Api Lewotobi Laki-Laki yang terjadi pada Senin (7/7) lalu.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, arus lalu lintas trans Flores terhambat karena adanya endapan lumpur dan tumpukan material di jalan yang terbawa banjir lahar dingin. Pascakejadian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur segera menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan peninjauan dampak banjir lahar dingin. Pembersihan material lahar juga telah dilakukan dengan bantuan alat berat.

BPBD setempat juga berkoordinasi dengan TNI, Polri, Pemerintah Desa Nurabelen dan relawan lokal untuk mempercepat proses pembersihan tersebut. Hingga kini, tingkat aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki masih tetap berada pada Level IV atau Awas. Erupsi terakhir tercatat pada hari Senin (7/7) dengan tinggi kolom mencapai 18.000 meter di atas puncak. Erupsi itu dilaporkan merupakan yang tertinggi sejak tahun 2023.

“Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 km dan sektoral barat daya-timur laut 7 km dari puncak kawah,” tuturnya. Sementara menyikapi bahaya banjir lahar dingin, BNPB mengimbau warga untuk tetap waspada dan menghindari area jalur-jalur sungai atau kali yang berhulu di Gunung Lewotobi Laki-laki, khususnya saat hujan. “Segera evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman jika hujan deras terjadi lebih dari satu jam,” ucapnya.

 

 

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *