Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Koperasi Merah Putih Jadi Wadah Pemberdayaan Ekonomi Warga Padang Bedagai

38
×

Koperasi Merah Putih Jadi Wadah Pemberdayaan Ekonomi Warga Padang Bedagai

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sergai – (AmperaNews.com) – Bupati Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Darma Wijaya, mengatakan koperasi harus menjadi wadah pemberdayaan ekonomi warga setempat yang berfungsi nyata dan diharapkan tidak hanya menjadi sekadar formalitas kelembagaan.

Untuk itu, ia menegaskan komitmen mendukung percepatan pembentukan dan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai instrumen penting dalam mendorong kemajuan ekonomi masyarakat desa.

Example 300x600

“Di Serdang Bedagai, kami sudah membentuk 236 Koperasi Merah Putih di 17 kecamatan. Namun, tantangan yang dihadapi masih cukup besar, mulai dari keterbatasan modal hingga sumber daya manusia. Karena itu, kami berharap ada dukungan konkret dari pusat, terutama akses pembiayaan dan kolaborasi dengan BUMN maupun perbankan,” katanya di Seirampah, Jumat.

Ia menjelaskan, data terbaru menunjukkan dari 236 koperasi yang terbentuk, sebanyak 137 telah memiliki NPWP (nomor pokok wajib pajak), 122 sudah mengantongi nomor induk berusaha (NIB), dan 89 telah memiliki rekening bank.

Namun, sebagian besar masih dalam proses pengurusan legalitas. Saat ini tercatat 5 koperasi yang sudah mulai menjalankan usaha, di antaranya bergerak di bidang gerai sembako serta suplai dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa koperasi di Tanah Bertuah Negeri Beradat sedang dalam tahap pengembangan.

“Kami terus mendorong koperasi agar tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi juga benar-benar berjalan dan memberi manfaat langsung bagi warga desa. Pendidikan perkoperasian, literasi keuangan, serta pendampingan manajemen akan menjadi kunci,” katanya.

Ia menyampaikan harapan pemerintah pusat melalui kementerian terkait segera mempercepat realisasi dukungan, termasuk fasilitasi pembiayaan dari Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan fleksibilitas regulasi.

Selain itu, digitalisasi koperasi juga penting untuk mendukung pencatatan keuangan, promosi usaha, dan integrasi dengan sistem pembayaran modern.

“Kalau koperasi desa bisa aktif dan mandiri, dampaknya akan sangat besar. Mulai dari ketahanan pangan, energi, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini sejalan dengan visi kami membangun desa dari bawah, agar ekonomi kerakyatan benar-benar tumbuh,” katanya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *