Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Gubernur Jatim Serukan Kesiapan Internet dan Mental Siswa Hadapi TKA

44
×

Gubernur Jatim Serukan Kesiapan Internet dan Mental Siswa Hadapi TKA

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Surabaya – (AmperaNews.com) – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memastikan kesiapan teknis dan mental siswa SMA Negeri 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan, jelang pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) serentak.

“Hari ini saya ingin memastikan seluruh kesiapan menjelang TKA pada tanggal 3 November besok. Mulai dari listrik, jaringan internet, juga kesiapan mental para siswa,” ujar Gubernur Jatim Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Rabu.

Example 300x600

Menurut Gubernur Jatim itu, TKA merupakan program baru dari pemerintah pusat. Meski tidak menjadi penentu kelulusan, hasilnya dapat menjadi salah satu dasar seleksi masuk perguruan tinggi, terutama jalur prestasi.

Karena itu ia meminta perhatian khusus dari para kepala cabang dinas, kepala sekolah, dan guru.
Khofifah memerintahkan jajarannya melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jatim agar memastikan kestabilan penyedia jaringan internet di setiap sekolah saat pelaksana TKA.

Ia juga meminta penyediaan generator set (genset) di sekolah-sekolah sebagai langkah antisipasi jika terjadi pemadaman listrik.

“Melalui Pak Kadisdik Jatim, saya minta agar dipastikan provider pendukung jaringan internetnya, di semua sekolah pelaksana TKA untuk tetap terjaga kestabilan jaringannya,” kata Gubernur Jatim Khofifah.

Termasuk listrik, lanjutnya, agar nanti pelaksanaan TKA tetap lancar maka bisa disiapkan genset di sekolah-sekolah yang rawan terjadi pemadaman.

Kebijakan TKA diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 9 Tahun 2025 yang bertujuan mengukur capaian akademik peserta didik di pendidikan formal, nonformal, dan informal.

TKA bersifat opsional dan berfungsi memberikan informasi capaian akademik untuk seleksi, penyetaraan hasil belajar, serta peningkatan kualitas penilaian.

Di Jatim total satuan pendidikan (satpen) pelaksana TKA mencapai 4.323 sekolah, terdiri atas jenjang SMA, SMK, SMALB, dan Paket C, dengan 390.186 peserta yang terdiri dari 171.502 siswa SMA, 218.401 siswa SMK, 283 siswa SMALB, dan 16.326 peserta Paket C.

Sementara itu Kepala Disdik Jatim Aries Agung Paewai mengatakan TKA akan membantu sekolah mengukur capaian pembelajaran, baik mata pelajaran wajib maupun pilihan.

“Kita berharap bahwa nanti seperti dulu, kita bisa tahu potensi anak-anak kita sampai di mana dalam menyerap ilmu pada proses pendidikan itu sendiri,” tuturnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *