Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Gempa Magnitudo 5,7 Sebabkan Kerusakan Rumah di Banyuwangi

47
×

Gempa Magnitudo 5,7 Sebabkan Kerusakan Rumah di Banyuwangi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Banyuwangi – (AmperaNews.com) – Gempa bumi bermagnitudo 5,7 yang mengguncang Jawa Timur dan Bali juga mengakibatkan sejumlah rumah di tiga desa Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) mengalami rusak ringan hingga rusak sedang.

Pada Kamis (25/9) sore pukul 16.04 WIB, Badan Meteorologi, Geofisika, dan Klimatologi (BMKG) melaporkan pusat gempa bermagnitudo 5,7 ini 46 kilometer timur laut Banyuwangi, dengan kedalaman 12 kilometer. Namun gempa tidak berpotensi tsunami.

Example 300x600

“Tercatat ada tujuh titik kerusakan bangunan rumah dengan skala ringan hingga sedang di tiga desa, semua desa berada di Kecamatan Wongsorejo, yang merupakan wilayah Banyuwangi yang paling dekat dengan titik gempa,” kata Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Danang Hartanto di Banyuwangi, Jumat.

Danang menjelaskan dampak kerusakan paling banyak terjadi di Desa Bimorejo, dinding dapur, rumah dan atap empat rumah warga rusak setelah diguncang gempa Kamis sore kemarin.

Kerusakan lainnya akibat guncangan gempa terjadi di Desa Sidodadi, dimana atap dan genteng Masjid Babul Muttaqin di desa itu ambrol hingga materialnya jatuh ke lantai masjid. Kerusakan juga tercatat di dapur rumah warga di Desa Bajulmati.

Danang mengaku, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih berkomunikasi dengan perangkat desa, aparat dan para relawan di lapangan untuk menghimpun sebanyak mungkin informasi dampak gempa tersebut.

“Ibu Bupati Ipuk saat ini juga terus memantau perkembangan yang terjadi di lapangan, kami diminta untuk segera melakukan asesmen di lapangan,” kata Dadang.

Ia menambahkan, BPBD juga berkoordinasi dengan instansi terkait soal penanganan lanjutan terhadap bangunan milik warga yang menjadi korban bencana itu.

“Untuk korban jiwa nihil, dan kerugian materiil akibat kerusakan bangunan rumah warga dan masjid,” kata Danang.

Sementara BPBD Kabupaten Situbondo mencatat jumlah rumah rusak akibat guncangan gempa bumi dengan magnitudo 5,7 bertambah menjadi 64 rumah yang tersebar di empat desa.

Sebanyak 64 rumah warga terdampak gempa itu tersebar di empat desa yakni Desa Sumberwaru, Desa Wonorejo, Desa Sumberanyar, dan Desa Sumberejo (Kecamatan Banyuputih).

Rinciannya rumah terdampak gempa di Desa Sumberanyar 16 rumah, Desa Sumberwaru 25 rumah, Desa Wonorejo 19 rumah, dan di Desa Sumberejo empat rumah.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *