AMPERANEWS.COM – Belakangan ini publik tengah dihebohkan dengan kasus viral di Universitas Nias (Unias).Yang mana, seorang oknum dosen dinilai amoral usai buang skripsi mahasiswa saat berada di ruang lingkup kampus.
Berdasarkan informasi beredar, dibuangnya skripsi tesebut saat mahasiswa hendak meminta tanda tangan konfirmasi tugas akhir.Namun, para mahasiswa yang melihat skripsnya dibuang, sontak tersulut emosi dengan berakhir menendang meja oknum dosen tersebut.
Sebagaimana dikutip AmperaNews.com dari akun media sosial platform X milik @acakadulltsszz pada Selasa (26/8/2025).Dalam unggahannya, tampak jelas sejumlah mahasiswa bersitegang dengan dosen tersebut di ruangannya.
Hingga, beberapa di antara mereka melampiaskan amarahnya dengan menendang-nendang meja hingga lemari di dalam ruangan tersebut.
“Dosen pembimbing melempar skripsi ke lantai yang membuat mahasiswa ngamuk,” jelas di-caption.
“Hingga menendang meja, mahasiswa: jangan dipersulit, ibu kemana saja 1 minggu,” lanjut utasan akun.
Perlu diketahui, sebelumnya beredar luas yang memperlihatkan sosok dosen wanita itu tengah bercecokan dengan sejumlah mahasiswanya.
Sebab, oknum dosen tersebut disinyalir tidak kunjung memberikan tanda tangannya dalam memperlancar proses skripsi mahasiswa yang dididiknya.
Padahal, sejumlah mahasiswa Unias itu sudah lama menunggu tanda tangan oknum dosen tersebut yang jadi pembimbing skripsi.
Berdasarkan informasi dihimpun, mereka sudah menunggu sejak seminggu lamanya demi meminta tanda tangan sang dosen.
Namun, para mahasiswa yang berjuang untuk lulus tepat waktu itu tidak kunjung menerima tanda tangan dosen pembimbingnya.
Ditambah, saat mereka meminta tanda tangan, oknum dosen wanita Unias itu justru membuang berkas tugas akhir mahasiswanya.
Alhasil, tindakan amoral itu sontak memicu amarah para mahasiswa hingga berujung melakukan pemberontakan.
Kendati demikian, ekspresi emosional para mahasiswa tersebut justru dinilai publik kurang etis, meskipun mereka sudah dirugikan.
“Generasi mental tepung, kepanasan dikit gosong, kepanasan dikit mlembung, jangan harap ilmumu bermanfaat,” cuit @You@!*.
“Sekarang anak mahasiswa brani2, jaman sy kuliah taun 90-an buat judul salah saja saya sudah dilempar lembaran skripsi,” ketik @Fann$%#@.
“Wkwkwkwk, galakan mahasiswanya ketimbang dosennya, kocak. Satu minggu minta TTD Pengesahan. Kalau saya jadi dosennya saya DO tu orang, ndak punya akhlak,” cuit akun @rud@!%. ***


















