PALEMBANG – ( AmperaNews.com ) – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menunjukkan komitmennya dalam mendukung modernisasi layanan publik, khususnya di bidang lalu lintas. Gubernur Sumsel H. Herman Deru secara resmi menghibahkan gedung eks Samsat Palembang I kepada Kepolisian Daerah Sumsel (Polda Sumsel) untuk digunakan sebagai kantor baru Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas).
Seremoni penyerahan aset berlangsung Selasa (5/8/2025) di Auditorium Bina Praja, ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Sertifikat Nomor 402 Tahun 1996 atas lahan seluas 4.625 meter persegi.
Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa hibah ini bukan hanya soal fisik gedung, tetapi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menghadapi tantangan pelayanan publik yang terus berkembang.
“Kita sedang memasuki era digital, pelayanan publik harus ikut bertransformasi. Tilang elektronik (ETLE) adalah contoh nyatanya. Maka, fasilitas yang mendukung sistem ini harus segera disiapkan,” ujar Deru.
Menurutnya, gedung baru ini akan mempermudah koordinasi dan pengawasan lalu lintas, terutama mengingat keterbatasan personel di sejumlah wilayah. Ia juga menyoroti pentingnya keberadaan gedung di lokasi strategis yang berdampingan langsung dengan Kantor Bapenda Sumsel.
Tak hanya fungsional, Deru juga mendorong agar gedung Ditlantas mengedepankan identitas lokal. “Kita ingin songket dan tanjak menjadi bagian dari desainnya. Itu ciri khas Sumsel yang tak boleh hilang,” ucapnya tegas.
Gubernur juga menyinggung pentingnya kolaborasi dalam pengelolaan kendaraan bermotor yang menjadi salah satu penyumbang terbesar pendapatan daerah. “Lebih dari 50 persen APBD kita bersumber dari pengelolaan kendaraan. Maka kolaborasi Bapenda dan Ditlantas menjadi sangat krusial,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi mengapresiasi langkah Pemprov Sumsel yang dinilainya sebagai bentuk konkret sinergi antarlembaga.
“Ini bukan sekadar penyerahan aset. Tapi fondasi untuk membangun sistem lalu lintas yang modern, terintegrasi, dan berpihak pada masyarakat,” katanya.
Kapolda juga menegaskan bahwa pengelolaan gedung akan dilakukan secara akuntabel dan profesional. Ia menyatakan kesiapan jajarannya untuk terus memperkuat kerja sama lintas sektor demi pelayanan publik yang lebih baik.
“Pelayanan kepada masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Maka sinergi ini akan terus kita jaga dan kembangkan,” pungkasnya.
Dengan gedung baru di jantung Kota Palembang dan dukungan teknologi seperti ETLE, Ditlantas Polda Sumsel siap menjawab tantangan pelayanan lalu lintas masa kini dan masa depan.


















