Buenos Aires (Amperanews.com) – Gelandang Timnas Argentina, Alexis Mac Allister, melontarkan pesan tegas kepada para pengkritik dan pembenci (haters) setelah negaranya gagal mempertahankan gelar juara pada Piala Dunia 2026. Menurutnya, berbagai cibiran yang diterima justru semakin memperkuat rasa bangga para pemain mengenakan seragam Albiceleste. (Rabu, 22/07/2026).
Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol pada partai final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026). Dalam laga tersebut, skuad asuhan Lionel Scaloni kalah dengan skor tipis 0-1 sehingga harus puas mengakhiri turnamen sebagai runner-up.
Usai pertandingan, media sosial dipenuhi berbagai komentar yang merayakan kekalahan Argentina. Selama turnamen berlangsung, Tim Tango memang menjadi sorotan setelah beberapa pihak menuding mereka memperoleh keuntungan dari keputusan wasit.
Kontroversi semakin mencuat setelah Argentina membalikkan keadaan saat menghadapi Mesir pada babak 16 besar. Pelatih Mesir, Hossam Hassan, bahkan menuding tim asuhan Lionel Scaloni mendapat perlakuan istimewa dari perangkat pertandingan dan FIFA demi membuka jalan menuju gelar juara.
Tudingan tersebut langsung dibantah kubu Argentina. Pelatih Lionel Scaloni menegaskan tidak ada perlakuan khusus terhadap timnya dan menyebut banyak pihak justru berharap Argentina gagal melangkah jauh di turnamen tersebut.
Di tengah derasnya kritik, Mac Allister memilih menyampaikan respons melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengawali pesannya dengan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Argentina yang terus memberikan dukungan sepanjang perjalanan tim di Piala Dunia.
Tak hanya itu, gelandang Liverpool tersebut juga menyindir para haters dari berbagai negara yang mengejek serta merayakan kegagalan Argentina. Menurutnya, sikap tersebut justru membuat dirinya dan rekan-rekan setim semakin bangga menjadi bagian dari bangsa Argentina.
Pernyataan Mac Allister pun menjadi perhatian publik sepak bola dunia dan memicu beragam tanggapan dari warganet, baik yang memberikan dukungan maupun yang tetap melontarkan kritik terhadap performa Argentina sepanjang Piala Dunia 2026. (Rd)


















