Pesawaran-(AmperaNews.com)- Demo unjuk rasa di Kantor KPU Pesawaran, Provinsi Lampung terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU) ricuh. Barikade polisi ditabrak mobil massa aksi.
Dalam video yang diterima detikSumbagsel, tampak ratusan massa mencoba menerobos barikade anggota Sabhara Polres Pesawaran. Lantaran tak bisa menembus, massa akhirnya menggunakan mobil dan menabrak barikade polisi.
Atas hal tersebut, polisi pun mencoba menghalau massa aksi dengan memberikan pukulan balasan karena massa yang terus memanas.
Koordinator aksi, Mualim, menegaskan bahwa kedatangan mereka untuk mengawal keputusan penyelenggara pemilu agar PSU di Pesawaran berjalan sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
“Kami akan terus mengawal proses ini agar dijalankan sebagaimana mestinya. Demokrasi di Pesawaran tidak boleh dikorbankan demi kepentingan segelintir elit politik,” katanya
Mualim meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran memberikan waktu 7 hari kepada partai politik pengusung untuk menentukan pasangan calon.
Mereka juga meminta pencalonan kembali dilakukan oleh tiga partai pengusung sebelumnya-Demokrat, PPP, dan Golkar-bukan hanya satu atau dua partai.
“Batalkan tahapan pendaftaran calon yang telah dilakukan dan ulangi prosesnya sesuai dengan ketentuan dalam putusan MK,” tegas perwakilan AMPP