Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
International

Bukan Sekadar Bakat, Ini Rahasia ‘Aura Messi’ yang Disebut Mampu Mengintimidasi Lawan!

3
×

Bukan Sekadar Bakat, Ini Rahasia ‘Aura Messi’ yang Disebut Mampu Mengintimidasi Lawan!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta (Amperanews.com) – Meski gagal membawa Argentina mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2026, pengaruh Lionel Messi di atas lapangan masih menjadi perbincangan publik dunia. Istilah “Messi Aura” bahkan viral di media sosial untuk menggambarkan karisma sang kapten yang dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri rekan setim sekaligus memberi tekanan psikologis kepada lawan.

Fenomena tersebut mencuat setelah beredarnya sejumlah video yang memperlihatkan Messi memimpin para pemain Argentina keluar dari lorong menuju lapangan pertandingan. Dalam beberapa momen, rekan-rekannya seperti Leandro Paredes, Emiliano Martinez, hingga Rodrigo De Paul terlihat menunggu Messi berada di posisi terdepan sebelum memasuki arena pertandingan.

Example 300x600

Popularitas tren “Messi Aura” juga menarik perhatian publik sepak bola dunia. Bahkan sejumlah pemain top, termasuk Cristiano Ronaldo dan Kylian Mbappe, disebut sempat mengikuti tren yang menggambarkan kharisma sang megabintang Argentina tersebut.

Menanggapi fenomena itu, Psikolog Sosial Universitas Indonesia sekaligus anggota Kelompok Riset Psikologi Olahraga dan Latihan, Dian Wisnuwardhani, M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa kondisi tersebut dapat dipahami melalui konsep social power atau kekuatan sosial.

Menurut Dian, pengaruh Messi bukan muncul secara instan, melainkan terbentuk dari perjalanan karier, prestasi, pengalaman, serta reputasi yang dibangunnya selama bertahun-tahun di level tertinggi sepak bola dunia.

Ia menilai sosok Messi telah memiliki expert social power, yakni pengaruh yang muncul karena seseorang dianggap memiliki kemampuan luar biasa dan kredibilitas tinggi. Reputasi seperti itu dapat memengaruhi kondisi psikologis lawan bahkan sebelum pertandingan dimulai.

Dian menjelaskan bahwa persepsi terhadap seorang atlet dengan rekam jejak luar biasa mampu memunculkan rasa cemas, gugup, bahkan kehilangan kepercayaan diri pada pihak lawan. Sebaliknya, keberadaan figur tersebut juga dapat meningkatkan motivasi dan keyakinan rekan satu tim.

Fenomena inilah yang dinilai menjadi salah satu alasan mengapa Messi tetap memiliki pengaruh besar di lapangan meskipun Argentina harus puas menjadi runner-up Piala Dunia 2026 usai kalah dari Spanyol pada partai final. (Rd)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *