Jambi,(www.Ampera-News.com)-
Permasalahan armada pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi kembali menjadi sorotan. Salah satu kendaraan dilaporkan mogok saat beroperasi di TPS 3R akibat aki yang soak.
Kondisi ini memperparah persoalan sampah di Kota Jambi yang sebelumnya sudah banyak dikeluhkan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, GRIB Jaya Provinsi Jambi turut angkat bicara. Mereka menilai kejadian ini bukan sekadar persoalan teknis, melainkan berpotensi mengarah pada dugaan persoalan serius dalam pengelolaan anggaran.
“Kalau armada sampai mogok hanya karena aki soak, ini sangat janggal. Perawatan kendaraan seharusnya rutin. Ini menimbulkan dugaan adanya indikasi penyimpangan anggaran,” ujar salah satu perwakilan GRIB Jaya.
Sorotan kini tidak hanya tertuju pada DLH, tetapi juga mengarah langsung kepada Wali Kota Jambi sebagai pimpinan daerah yang memiliki tanggung jawab atas kinerja seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.
GRIB Jaya mendesak agar Wali Kota Jambi segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk membuka transparansi penggunaan anggaran perawatan armada.
“Ini bukan lagi persoalan sepele. Kalau benar ada indikasi korupsi, maka harus diusut tuntas. Wali Kota jangan tutup mata,” tegasnya.
Publik kini menanti langkah konkret dari Pemerintah Kota Jambi. Jangan sampai persoalan aki soak menjadi simbol lemahnya pengawasan dan tata kelola anggaran di sektor pelayanan publik.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak DLH maupun Pemerintah Kota Jambi termasuk Wali Kota Jambi belum memberikan keterangan resmi.
“Tim”


















