Jakarta – ( AmperaNews.com ) – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menyikapi sejumlah kementerian yang meminta tambahan anggaran ke DPR RI untuk 2026. Said menyebut pembahasan anggaran di DPR masih tahap awal.
“Ini masih pembahasan awal. Rencana kerja pemerintah baru dibahas sama Badan Anggaran. Tentu yang diterima oleh kementerian atau lembaga saat ini baru alokasi dasar. Biasanya isinya dukungan manajemen,” kata Said di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (9/7/2025).
Said mengatakan Banggar membahas pokok-pokok kebijakan fiskal. Ia mengatakan hal itu akan disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto ke depannya.
Said mengatakan Banggar membahas pokok-pokok kebijakan fiskal. Ia mengatakan hal itu akan disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto ke depannya.
Adapun sejumlah kementerian tengah membahas rancangan anggaran untuk periode 2026. Mayoritas kementerian atau lembaga mengusulkan adanya tambahan anggaran di periode berikutnya.
Lembaga negara tersebut di antaranya BUMN, Bakamla, Kemendes, Kemenko bidang Pangan hingga Kejagung. Pun termasuk lembaga yudikatif MA, MK, KY yang turut serta meminta tambahan.