Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaIndonesiaInternasionalMalaysiaNarkoba

Terbongkar! Kopilot Malaysia Airlines Diduga 3 Kali Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Dibayar Rp219 Juta

5
×

Terbongkar! Kopilot Malaysia Airlines Diduga 3 Kali Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Dibayar Rp219 Juta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta (Amperanews.com) – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap perkembangan penyidikan terhadap kopilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39), yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan narkotika lintas negara. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku telah tiga kali membawa narkoba ke Indonesia atas perintah seorang bandar. (Selasa, 04/08/2026).

Kasubdit 2 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Awaludin Amin, mengatakan tersangka menerima bayaran sebesar 50 ribu ringgit Malaysia atau sekitar Rp219,4 juta untuk aksi penyelundupan yang terakhir.

Example 300x600

Dari hasil interogasi, polisi memperoleh keterangan bahwa dua kali penyelundupan dilakukan melalui Jakarta, sedangkan satu pengiriman lainnya menuju wilayah berbeda di Indonesia. Penyidik kini masih mendalami kemungkinan adanya aksi serupa yang belum terungkap serta keterlibatan tersangka dalam jaringan narkotika internasional.

Kasus ini bermula setelah Bea Cukai menyerahkan Mohd Saufi kepada Bareskrim Polri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Selama pemeriksaan, penyidik menemukan fakta bahwa tersangka dinyatakan positif mengonsumsi tiga jenis narkotika.

Temuan tersebut memunculkan dugaan bahwa tersangka berada dalam pengaruh narkoba ketika menjalankan tugas penerbangan. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa tersebut.

Selain narkotika, petugas juga mengamankan sebuah botol kecil berisi urine yang diduga disiapkan sebagai sampel pengganti apabila sewaktu-waktu dilakukan tes urine secara mendadak di bandara. Barang bukti tersebut kini menjadi bagian dari penyidikan.

Sementara itu, Malaysia Airlines menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung di Indonesia. Maskapai nasional Malaysia tersebut menegaskan akan bekerja sama dengan otoritas terkait serta melakukan peninjauan internal terhadap kasus yang menyeret salah satu awak pesawatnya.

Dalam pernyataan resminya, Malaysia Airlines juga menegaskan tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran hukum dan memilih tidak memberikan komentar lebih jauh karena perkara masih berada dalam proses penyelidikan.

Penyidik Bareskrim Polri memastikan penyelidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan yang diduga melibatkan tersangka, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain dalam sindikat penyelundupan narkotika internasional. (Rd)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *