Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaIndonesiaInternasionalKeselamatan

Misteri Kematian Sutrimo di Depan Klinik Mordent, Polisi Turunkan Puslabfor dan Sisir CCTV

1
×

Misteri Kematian Sutrimo di Depan Klinik Mordent, Polisi Turunkan Puslabfor dan Sisir CCTV

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta – (Amperanews.com) Aparat kepolisian terus mengusut kasus meninggalnya seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan tidak bernyawa di depan sebuah klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam tahap penyelidikan. (Selasa, 28/07/2026).

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Klinik Mordent yang berlokasi di Jalan Kramat Pela, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru.

Example 300x600

Langkah tersebut dilakukan untuk mengumpulkan bukti tambahan serta menyusun rangkaian peristiwa yang mengarah pada penyebab meninggalnya korban.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah meminta keterangan dari sejumlah pihak, termasuk keluarga korban, pengemudi ambulans, tenaga medis rumah sakit, serta saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Selain itu, penyidik juga mendalami rekam medis korban, riwayat pemesanan ambulans, hingga lokasi awal ditemukannya Sutrimo.

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, korban disebut ditemukan dalam kondisi mulut berbusa. Namun hingga saat ini, kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian maupun membenarkan seluruh informasi yang beredar karena masih menunggu hasil penyelidikan ilmiah.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan fokus penyidik saat ini adalah mengumpulkan petunjuk melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi serta memeriksa saksi-saksi.

Namun, proses penyelidikan menghadapi kendala karena lokasi penemuan korban telah banyak dilalui masyarakat sebelum dilakukan olah TKP, sehingga berpotensi memengaruhi kondisi tempat kejadian.

Untuk memperkuat pembuktian, tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri turut diterjunkan ke lokasi. Personel melakukan pemeriksaan selama sekitar satu jam dan membawa sejumlah barang bukti untuk dianalisis lebih lanjut di laboratorium forensik.

Meski belum mengungkap jenis barang bukti yang diamankan, kepolisian memastikan seluruh temuan akan diperiksa secara ilmiah guna mendukung proses penyidikan.

Sutrimo diketahui ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent pada Kamis (23/7/2026). Korban kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal pihak rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa kepolisian akan mendalami setiap informasi, termasuk foto, video, maupun narasi yang beredar di media sosial terkait kasus tersebut.

Polisi juga membuka ruang bagi keluarga korban apabila merasa terdapat kejanggalan atas peristiwa tersebut. Keluarga dipersilakan membuat laporan resmi agar seluruh dugaan dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Penyelidikan masih berlangsung dan aparat memastikan seluruh proses dilakukan secara profesional, objektif, serta berbasis bukti ilmiah guna mengungkap penyebab pasti meninggalnya Sutrimo. (Rd)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *