Jakarta (Amperanews.com) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia resmi membuka program Beasiswa Pendidikan Kedokteran bekerja sama dengan International University of Health and Welfare (IUHW), Jepang. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa kedokteran Indonesia untuk menempuh pendidikan dokter di Jepang dengan pembiayaan penuh selama enam tahun. (Rabu, 22/07/2026).
Pendaftaran diawali dengan tahap pra-registrasi yang dibuka hingga 24 Juli 2026. Program ini ditujukan bagi mahasiswa kedokteran Indonesia yang masih aktif pada semester gasal tahun akademik 2026/2027.
Melalui kerja sama tersebut, penerima beasiswa akan memperoleh pembebasan seluruh biaya pendidikan, mulai dari biaya pendaftaran, uang kuliah selama enam tahun, biaya laboratorium, hingga materi pembelajaran dengan nilai mencapai 300 ribu yen atau sekitar Rp32,9 juta per tahun. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan pelatihan bahasa Jepang selama enam bulan setelah tiba di Negeri Sakura.
Fasilitas lainnya meliputi tempat tinggal di Narita International House, makan dua kali sehari di kafetaria kampus, serta uang saku bulanan sebesar 40 ribu hingga 60 ribu yen, setara sekitar Rp4,3 juta hingga Rp6,5 juta.
Persyaratan Peserta
Program beasiswa ini dapat diikuti oleh warga negara Indonesia yang sedang aktif menempuh pendidikan kedokteran pada semester gasal 2026/2027. Calon peserta juga diwajibkan memiliki prestasi akademik yang baik, memperoleh rekomendasi dari perguruan tinggi asal, serta memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai.
Komitmen Setelah Lulus
Penerima beasiswa nantinya diwajibkan menjalankan penugasan sebagai dokter di institusi klinis yang ditentukan oleh IUHW, baik di Jepang maupun di Indonesia, selama 1,5 kali masa penerimaan beasiswa. Penempatan akan ditentukan melalui koordinasi antara IUHW, perguruan tinggi asal, dan mempertimbangkan preferensi penerima beasiswa.
Bagi peserta yang menjalani pendidikan dokter di Jepang, masa residensi setelah memperoleh lisensi medis Jepang juga akan dihitung sebagai bagian dari masa penugasan. Setelah menyelesaikan pelatihan tersebut, penerima beasiswa diwajibkan kembali ke Indonesia.
Tahapan Seleksi
Tahapan seleksi dimulai dari pra-registrasi hingga 24 Juli 2026, dilanjutkan pendaftaran daring pada 25 Juli–25 Agustus 2026. Seleksi administrasi berlangsung hingga 31 Agustus 2026, sementara tes tertulis dijadwalkan pada pekan kedua hingga ketiga September 2026.
Hasil seleksi direncanakan diumumkan pada akhir September 2026, sedangkan perkuliahan di Jepang dijadwalkan dimulai pada April 2027, menyesuaikan kesiapan masing-masing peserta yang lolos. (Rd)








