Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
International

Fantastis! FIFA Kantongi Rp269 Triliun dari Piala Dunia 2026, Rekor Baru Sepanjang Sejarah.

6
×

Fantastis! FIFA Kantongi Rp269 Triliun dari Piala Dunia 2026, Rekor Baru Sepanjang Sejarah.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta (Amperanews.com) – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mencatat pencapaian finansial terbesar dalam sejarah penyelenggaraan Piala Dunia setelah turnamen edisi 2026 diproyeksikan menghasilkan keuntungan sekitar 15 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp269 triliun. Nilai tersebut melampaui target awal sekaligus memecahkan rekor pendapatan pada edisi-edisi sebelumnya. (Rabu, 22/07/2026).

Keberhasilan finansial itu menyusul berakhirnya Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Pada laga final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026), Tim Nasional Spanyol keluar sebagai juara setelah mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0.

Example 300x600

Berdasarkan laporan The Guardian, proyeksi keuntungan FIFA mencapai 15 miliar dolar AS atau sekitar Rp269 triliun. Angka tersebut jauh melampaui target yang sebelumnya dipatok sebesar 11 miliar dolar AS.

Jika dibandingkan dengan Piala Dunia 2022 di Qatar, pendapatan FIFA pada edisi 2026 meningkat hampir dua kali lipat. Pada turnamen sebelumnya, badan sepak bola dunia itu membukukan pemasukan sekitar 7,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp134 triliun.

Salah satu faktor utama yang mendorong lonjakan pendapatan adalah bertambahnya jumlah peserta. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Piala Dunia diikuti oleh 48 negara, meningkat dari 32 tim pada edisi 2022. Penambahan jumlah pertandingan dan meningkatnya antusiasme penonton turut memperluas potensi pemasukan dari hak siar, sponsor, serta penjualan tiket.

Selain itu, tingginya harga tiket di pasar sekunder juga menjadi sumber pendapatan tambahan. FIFA memperoleh komisi sebesar 15 persen dari transaksi pembelian dan 15 persen dari penjualan tiket melalui mekanisme tersebut.

Besarnya keuntungan yang diperoleh diperkirakan akan memberikan dampak positif bagi berbagai asosiasi sepak bola nasional melalui program distribusi dana FIFA. Namun hingga kini, rincian alokasi keuntungan tersebut masih dalam tahap pembahasan.

Di sisi lain, keberhasilan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 juga memperkuat peluang Amerika Serikat untuk kembali menjadi tuan rumah pada edisi mendatang. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bahkan telah menyatakan keinginannya agar negaranya menjadi penyelenggara tunggal Piala Dunia 2038.

Sementara itu, FIFA juga sedang mengkaji kemungkinan memperluas jumlah peserta menjadi 64 tim pada Piala Dunia 2030. Wacana tersebut dinilai dapat meningkatkan jumlah pertandingan sekaligus membuka peluang pendapatan yang lebih besar bagi organisasi sepak bola dunia tersebut. (Rd).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *