Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
International

Tragis! Prajurit TNI Prada Arif Tewas Dikeroyok dan Ditusuk di Tangerang, 9 Orang Diduga Terlibat.

4
×

Tragis! Prajurit TNI Prada Arif Tewas Dikeroyok dan Ditusuk di Tangerang, 9 Orang Diduga Terlibat.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kabupaten Tangerang (Amperanews.com) – Seorang prajurit TNI dari Kodam XVII/Cenderawasih, Prada Arif Budi Sampurna (ABS), meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan dan penusukan oleh sekelompok orang di Kabupaten Tangerang, Banten. Peristiwa tersebut diduga dipicu perselisihan yang berawal dari salah paham di sebuah tempat makan. (Rabu, 22/07/2026).

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, menjelaskan insiden bermula ketika korban terlibat cekcok dengan sejumlah orang. Perselisihan tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan yang menyebabkan korban mengalami pengeroyokan disertai penusukan.

Example 300x600

Saat kejadian, Prada Arif diketahui sedang menjalankan penugasan untuk membantu Kantor Perwakilan Kodam XVII/Cenderawasih di Jakarta.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Desa Curug Sangereng, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 05.45 WIB. Seorang saksi yang menemukan jasad korban juga mendapati Kartu Tanda Anggota (KTA) TNI milik Prada Arif, kemudian segera melaporkan temuan tersebut kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan TNI dan Polri yang terdiri dari Korem 052/Wijayakrama, Deninteldam Jaya, Denpom Tangerang, dan Polres Tangerang Selatan langsung melakukan penyelidikan serta memburu para pelaku.

Hasil penyidikan sementara mengungkap adanya dugaan keterlibatan sembilan orang dalam aksi pengeroyokan tersebut. Dari pemeriksaan terhadap 17 orang saksi, delapan orang dinyatakan tidak terlibat dan telah dipulangkan, sedangkan penyidik masih mendalami peran sembilan terduga pelaku.

Di sisi lain, Polres Tangerang Selatan telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka masing-masing berinisial BR (36), MKN (27), RRG (22), dan H (21).

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan menjelaskan, BR dan MKN diduga berperan mengejar korban. Sementara RRG diduga melakukan pemukulan dan ikut mengejar korban menggunakan sepeda motor. Adapun tersangka H diduga berperan mengejar, memukul, sekaligus menusuk korban menggunakan sebilah pisau.

Tiga tersangka berhasil diamankan melalui operasi tim gabungan, sedangkan tersangka H menyerahkan diri ke Subdirektorat Jatanras Polda Metro Jaya sebelum akhirnya diserahkan kepada penyidik Polres Tangerang Selatan.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pakaian yang dikenakan para tersangka saat kejadian. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban dan para pelaku diketahui tidak memiliki hubungan atau saling mengenal sebelumnya.

Kodam XVII/Cenderawasih menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Prada Arif Budi Sampurna serta menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas. TNI juga mengimbau seluruh pihak, termasuk rekan-rekan almarhum, agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

Selain itu, Kodam XVII/Cenderawasih menyampaikan apresiasi kepada Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, Korem 052/Wijayakrama, Deninteldam Jaya, Denpom Tangerang, serta Polres Tangerang Selatan atas kerja sama dan respons cepat dalam mengungkap kasus tersebut. (Rd)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *