Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Internasional

Trump Dukung Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Kandidat Sekjen PBB Berikutnya.

5
×

Trump Dukung Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Kandidat Sekjen PBB Berikutnya.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Washington D.C. (Amperanews.com) – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dikabarkan menginginkan Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, menjadi Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) periode berikutnya. Menurut sumber yang dekat dengan Trump, dukungan tersebut muncul karena Infantino dinilai memiliki kemampuan luar biasa dalam membangun persatuan di tingkat global. (Rabu, 22 Jul 2026).

Laporan yang dikutip media Amerika Serikat, New York Post, menyebutkan bahwa Trump memandang Infantino sebagai sosok yang dihormati berbagai negara. Presiden FIFA asal Swiss itu dianggap memiliki kapasitas untuk mempertemukan berbagai pihak dengan latar belakang dan kepentingan yang berbeda.

Example 300x600

Infantino, yang telah memimpin FIFA sejak 2016, diketahui menjalin hubungan yang cukup dekat dengan Trump, terutama selama penyelenggaraan Piala Dunia tahun ini. Keduanya beberapa kali tampil bersama dalam berbagai agenda internasional.

Hubungan tersebut juga terlihat ketika Infantino menganugerahkan FIFA Peace Prize kepada Trump pada Desember tahun lalu. Penghargaan yang diberikan untuk pertama kalinya oleh FIFA itu disebut sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi terhadap upaya perdamaian.

Hingga kini, Gedung Putih belum memberikan pernyataan resmi mengenai kabar yang menyebut Trump menginginkan Infantino maju sebagai Sekjen PBB.

Wacana tersebut muncul menjelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Jenderal PBB saat ini, Antonio Guterres, yang dijadwalkan menyelesaikan masa tugasnya pada Desember 2026 setelah menjabat selama dua periode.

Berdasarkan Piagam PBB, pengangkatan Sekretaris Jenderal dilakukan oleh Majelis Umum atas rekomendasi Dewan Keamanan PBB. Calon harus lebih dulu memperoleh dukungan dari 15 anggota Dewan Keamanan, termasuk menghindari veto dari lima anggota tetap, sebelum disahkan oleh Majelis Umum untuk masa jabatan lima tahun yang dimulai pada 1 Januari 2027.

Selama kembali memimpin Amerika Serikat, Trump beberapa kali melontarkan kritik terhadap efektivitas PBB dalam menangani berbagai konflik internasional. Pemerintahannya juga memangkas sejumlah pendanaan bagi PBB dan menarik AS dari beberapa badan di bawah naungan organisasi tersebut, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Di sisi lain, Trump sebelumnya membentuk Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dipimpin Amerika Serikat. Langkah tersebut sempat memunculkan spekulasi mengenai upaya menciptakan mekanisme alternatif di luar PBB untuk mendukung proses perdamaian internasional. Namun, Trump membantah anggapan tersebut dan menegaskan tetap mendukung diplomasi global. (Rd)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *