Phnom Penh – (AmperaNews.com) – Jumlah tersangka yang ditangkap dalam operasi pemberantasan di pusat-pusat penipuan daring di Kamboja telah bertambah menjadi 3.455 orang sejauh ini, menurut pernyataan pers yang dirilis oleh Komite Ad-Hoc untuk Memerangi Penipuan Daring Kamboja pada Rabu (15/10) malam waktu setempat.
Menurut siaran pers, otoritas tersebut telah menggerebek total 92 kompleks di 18 kota dan provinsi di seluruh 25 kota dan provinsi di negara kerajaan itu sejak 27 Juni hingga saat ini. Disebutkan pula bahwa para tersangka yang ditangkap memiliki 20 kewarganegaraan yang berbeda.
Puluhan pemimpin kelompok penipu telah diajukan ke pengadilan untuk diadili. Sementara, sebagian besar lainnya telah dideportasi ke negara asal mereka, demikian dipaparkan dalam siaran pers tersebut.
Negara Asia Tenggara itu meluncurkan upaya pemberantasan jaringan penipuan siber nasional yang belum pernah dilakukan sebelumnya, dengan tujuan untuk menjaga dan melindungi keamanan, ketertiban umum, dan keselamatan sosial.


















