Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Anggota DPRD Gorontalo Viral usai Ucapkan ‘Rampok Uang Negara’

43
×

Anggota DPRD Gorontalo Viral usai Ucapkan ‘Rampok Uang Negara’

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMPERANEWS.COM – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi PDI Perjuangan, Wahyudin Moridu, viral di media sosial setelah ucapannya ingin merampok uang negara tersebar luas.

Dalam video berdurasi 1 menit 5 detik, Wahyudin tampak berbincang dengan seorang perempuan di dalam mobil di kawasan Bandara Djalaluddin Gorontalo. Saat ditanya tujuan perjalanan, ia menjawab hendak ke Makassar menggunakan uang negara.

Example 300x600

Dengan nada tegas, Wahyudin menyebut akan “merampok” dan “menghabiskan” uang negara hingga negara miskin. Ia juga tertawa sambil menyebut tengah bersama selingkuhannya menuju Makassar dengan fasilitas negara. Di akhir video, ia bahkan menyebut nama lengkap dan statusnya sebagai anggota DPRD yang masih aktif hingga 2031.

Video tersebut menyebar di TikTok, Facebook, Instagram, dan WhatsApp, serta menuai banyak komentar negatif dari masyarakat.

Menanggapi hal itu, Anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo, Umar Karim, memastikan pihaknya akan memanggil Wahyudin.

“Kami dari BK DPRD Provinsi Gorontalo akan memanggil yang bersangkutan pada Senin (22/9/2025), dan melakukan penyelidikan terkait video yang telah memicu perhatian publik tersebut,” kata Umar dikutip dari Antara, Minggu (20/9/2025).

Umar menegaskan, BK bisa menindaklanjuti kasus ini tanpa menunggu pengaduan resmi. “Dalam tata tertib DPRD, kami diberi ruang untuk bertindak proaktif. Kami akan memanfaatkan ketentuan tersebut agar masalah ini bisa cepat diselesaikan,” jelas dia.

Minta Maaf

Pada Jumat (19/9/2025), Wahyudin Moridu mengklarifikasi ucapannya terkait merampok negara yang beredar di media sosial. Dalam klarifikasinya, Wahyudin berulang kali meminta maaf kepada publik.

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya memohonkan maaf atas video yang diviralkan di media TikTok beberapa waktu yang lalu,” tutur Wahyudin, didampingi istrinya, melalui Instagram pribadinya.

Wahyudin mengaku bahwa dirinya tidak berniat menyinggung masyarakat Gorontalo ketika mengucapkan hal tersebut.

“Sesungguhnya, Bapak dan Ibu sekalian, saya tidak berniat untuk melecehkan ataupun menyinggung masyarakat Gorontalo yang saya wakili,” katanya.

“Semua ini murni kesalahan saya, Bapak Ibu sekalian. Atas kejadian ini, dari hati yang paling dalam, saya mohonkan maaf kepada bapak dan ibu sekalian,” pungkas Wahyudin.

Selain meminta maaf, Wahyudin dalam klarifikasinya juga menyatakan bahwa dirinya akan menerima konsekuensi atas ucapannya itu.

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *