Bandar lampung,(www.Ampera-News.com)-
Dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di jalan murai3 kelurahan korpri raya, kecamatan sukarame kota Bandar lampung yang merupakan program dari presiden mendapat sorotan dari warga sekitar.
M.Hidayat Tri Ansori.,S.H.,C.L.E. Sekalu Tokoh Pemuda di Perumahan Korpri Jl.Lampung jaya Gg.Murai lll akrab disapa Bung Dayat Geram dan perihatin sebagai Tokoh Pemuda mengapa Pengusaha Pelaku SPPG tidak asalamualaikum melibatkan pamong setempat baik tokoh masyarakat kampung murai, Ketua RT.02 lk.01, Babinsa, Babinkamtibmas, Lurah Dan camat .
Bung Dayat Menduga akan adanya Oligarki penyalahgunaan wewenang, manipulasi pemberkasan Karna Masuknya SPPG tidak melibatkan pamong. (Diduga Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SILUMAN) ungkapnya
Dibenarkan oleh Yansori Zaini tokoh masyarakat kampung murai perum korpri kel.korpri raya kec. Sukarame, pihak nya menyampaikan kepada awak media pada sabtu,21/02/2026 terkait MBG / SPPG Tidak ada konfirmasi mengenai dapur tersebut, kiyay Yansori juga khawatirkan dengan adanya program tersebut yang tidak melibatkan izin lingkungan RT lurah camat bisa saja tempat maksiat, gembong narkoba (jaringan teroris) dan jelas kegiatan program SPPG itu pasti ada dampak baik limbah cair “ujar beliau
Dan ia juga mengkhawatirkan dengan ada nya dapur SPPG yang tidak ada laporan ke pamong yang seharusnya melibatkan lurah, Babinkantibmas dan tokoh berikut warga sekitar, bisa saja sebagai tameng diluar koridor dengan mengumpulkan banyak orang yang akan melakukan tindakan kejahatan, contoh maling motor (begal), pencurian, penculikan, bandar narkoba, karna keluar masuk orang di kampung murai tersebut, dan karna tidak ada izin lingkungan bukan maksud untuk menghalangi ataupun mencegah program presiden tersebut “imbuhnya
Senada dengan Djoni ketua Rt.02 membenarkan ” Betul dapur tersebut belum ada ijin lingkungan setempat atau warga sekeliling dapur tersebut , bagaimana dengan limbahnya terutama limbah air apakah sudah sesuai, bahkan ia sempat dipertanyakan pak lurah terkaid dapur SPPG tersebut dan ia juga mengatakan apa bila dikemudian hari ada permasalahan terkait limbah”ungkapnya
Awak media sudah mengkonfirmasi via telpon wa arman lurah Korpri raya sebelumnya “ia tidak mengetahui adanya kegiatan SPPG di jalan murai 3 karena tidak ada laporan ataupun pemberitahuan sebelumnya” Katanya dengan nada tegas
Dan berikut dengan babinkamtibmas telah di hubungi via telpon wa menyatakan ” Ia tidak mengetahui adanya SPPG di jalan murai 3 “ujarnya.
Sampai berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepala dapur SPPG jalan murai3 dan publik meminta untuk memberikan penjelas yang lebih akuntabilitas. Tim
Bandar lampung | Dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di jalan murai3 kelurahan korpri raya, kecamatan sukarame kota Bandar lampung yang merupakan program dari presiden mendapat sorotan dari warga sekitar.
M.Hidayat Tri Ansori.,S.H.,C.L.E. Sekalu Tokoh Pemuda di Perumahan Korpri Jl.Lampung jaya Gg.Murai lll akrab disapa Bung Dayat Geram dan perihatin sebagai Tokoh Pemuda mengapa Pengusaha Pelaku SPPG tidak asalamualaikum melibatkan pamong setempat baik tokoh masyarakat kampung murai, Ketua RT.02 lk.01, Babinsa, Babinkamtibmas, Lurah Dan camat .
Bung Dayat Menduga akan adanya Oligarki penyalahgunaan wewenang, manipulasi pemberkasan Karna Masuknya SPPG tidak melibatkan pamong. (Diduga Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SILUMAN) ungkapnya
Dibenarkan oleh Yansori Zaini tokoh masyarakat kampung murai perum korpri kel.korpri raya kec. Sukarame, pihak nya menyampaikan kepada awak media pada sabtu,21/02/2026 terkait MBG / SPPG Tidak ada konfirmasi mengenai dapur tersebut, kiyay Yansori juga khawatirkan dengan adanya program tersebut yang tidak melibatkan izin lingkungan RT lurah camat bisa saja tempat maksiat, gembong narkoba (jaringan teroris) dan jelas kegiatan program SPPG itu pasti ada dampak baik limbah cair “ujar beliau
Dan ia juga mengkhawatirkan dengan ada nya dapur SPPG yang tidak ada laporan ke pamong yang seharusnya melibatkan lurah, Babinkantibmas dan tokoh berikut warga sekitar, bisa saja sebagai tameng diluar koridor dengan mengumpulkan banyak orang yang akan melakukan tindakan kejahatan, contoh maling motor (begal), pencurian, penculikan, bandar narkoba, karna keluar masuk orang di kampung murai tersebut, dan karna tidak ada izin lingkungan bukan maksud untuk menghalangi ataupun mencegah program presiden tersebut “imbuhnya
Senada dengan Djoni ketua Rt.02 membenarkan ” Betul dapur tersebut belum ada ijin lingkungan setempat atau warga sekeliling dapur tersebut , bagaimana dengan limbahnya terutama limbah air apakah sudah sesuai, bahkan ia sempat dipertanyakan pak lurah terkaid dapur SPPG tersebut dan ia juga mengatakan apa bila dikemudian hari ada permasalahan terkait limbah”ungkapnya
Awak media sudah mengkonfirmasi via telpon wa arman lurah Korpri raya sebelumnya “ia tidak mengetahui adanya kegiatan SPPG di jalan murai 3 karena tidak ada laporan ataupun pemberitahuan sebelumnya” Katanya dengan nada tegas
Dan berikut dengan babinkamtibmas telah di hubungi via telpon wa menyatakan ” Ia tidak mengetahui adanya SPPG di jalan murai 3 “ujarnya.
Sampai berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepala dapur SPPG jalan murai3 dan publik meminta untuk memberikan penjelas yang lebih akuntabilitas.
Tim


















