Kota Bandung – (AmperaNews.com) – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung menggelar gerakan pangan murah (GPM) keliling untuk menjangkau daerah-daerah rawan pangan yang jauh dari pasar dan supermarket.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan pihaknya menyiapkan sebanyak 149 unit kendaraan roda dua yang dikendarai Bhabinkamtibmas yang membawa beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) untuk didistribusikan kepada masyarakat.
“Hari ini kami melaksanakan program delivery pembelian beras SPHP ke masyarakat. Jadi, kami mengerahkan seluruh Bhabinkamtibmas di jajaran Polrestabes Bandung,” kata Budi di Bandung, Jumat.
Budi menegaskan kegiatan ini menyasar masyarakat umum, khususnya komunitas berpenghasilan menengah ke bawah, dengan menyediakan berbagai bahan pokok harga terjangkau.
Ia menyebut GPM kali ini digelar bekerja sama dengan Bulog Wilayah Jabar, yang menyediakan beras SPHP. Selain beras, tersedia minyak goreng, gula pasir, dan telur dengan harga lebih murah dari rata-rata pasaran.
Adapun berbagai komoditas pangan dengan harga lebih murah dijual pada kegiatan GPM kali ini meliputi beras SPHP Rp11.00 per kilogram, telur ayam Rp26.700 per kilogram, gula premium Rp17.000 per liter, telur ayam Rp26.700 per kilogram.
“Kalau memang antusiasme meningkat, mungkin akan kami dorong lagi, tapi pelaksanaannya bisa langsung di Polsek-Polsek,” ujarnya.
Budi menyebut total beras SPHP yang disalurkan pada hari ini mencapai sekitar 11 ton dan diharapkan dapat memudahkan masyarakat yang kesulitan menjangkau lokasi penjualan beras murah.
“Jadi GPM ini terus berlangsung sampai dengan tanggal 17 Agustus di Polrestabes dan Polsek-Polsek yang mengadakan penjualan beras SPHP,” kata dia.


















