Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Bupati Tanah Laut Gaspol CSR untuk Wujudkan Swasembada

72
×

Bupati Tanah Laut Gaspol CSR untuk Wujudkan Swasembada

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tanah Laut, Kalimantan Selatan – (AmperaNews.com) – Bupati Tanah Laut Kalimantan Selatan Rahmat Trianto menegaskan, terus mengawal percepatan penggarapan cetak sawah rakyat (CSR) agar proyek selesai tepat waktu dan mendukung tercapainya swasembada pangan di wilayahnya tanpa penundaan.

Rahmat mengaku telah minta pelaksana cetak sawah rakyat (CSR) di daerah tersebut agar mempercepat konstruksi demi swasembada pangan, tanpa menunda sehingga proyek selesai tepat waktu dan kepercayaan negara tetap terjaga.

Example 300x600

“Jangan lagi nunggu ini, nunggu itu, nunggu itu. Bapak-bapak sudah dipercayakan oleh negara. Ini jangan sampai kena azaz kepentingan, azaz karena perkenalan. Jadi, santai-santai, jangan!,” kata Rahmat kepada pekerja konstruksi pembukaan lahan CSR di Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati, Tanah Laut, Rabu.

Ia meminta jangan ada alasan menunda pembukaan CSR karena pekerjaan itu harus cepat diselesaikan agar target cetak sawah rakyat dapat tercapai sesuai jadwal pemerintah.

Bupati mengingatkan reputasi perusahaan pelaksana menjadi tanggung jawab besar dan akan menentukan kepercayaan masyarakat serta masa depan pembangunan pertanian di daerah tersebut.

Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen bangsa, termasuk pemerintah pusat dan daerah, menjadi kunci utama keberhasilan dalam percepatan pengerjaan cetak sawah rakyat di Kalimantan Selatan.

“Bapak Presiden (Prabowo Subianto) mengajak semua kolaborasi seluruh elemen bangsa,” ucap Rahmat.

Ia meminta pelaksana segera mengonsolidasikan komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat sekitar agar pengerjaan lahan berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti.

“Tapi baru terlaksana sampai hari ini berkontrak itu 3.800 hektare,” ucapnya.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Tanah Laut bersama Kementerian Pertanian telah melakukan penanaman padi secara perdana dan menjadi percontohan dengan memanfaatkan teknologi drone yang dipusatkan di Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati, melalui Program Cetak Sawah Rakyat (CSR). Di lahan itu penanaman padi ditargetkan mencapai 359 hektare.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *