Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Prabowo Ampuni Hasto dan Tom Lembong, Akbar Supratman Ungkap Sosok Kunci di Balik Keputusan!

91
×

Prabowo Ampuni Hasto dan Tom Lembong, Akbar Supratman Ungkap Sosok Kunci di Balik Keputusan!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA – ( AmperaNews.com ) – Wakil Ketua MPR AM Akbar Supratman mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti kepada Hasto Kristiyanto dan abolisi Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong. Menurut Akbar, keputusan tersebut menunjukkan sikap kenegarawanan Presiden Prabowo dan menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika politik pascapemilihan umum. “Keputusan ini dilakukan Presiden Prabowo demi menjaga keutuhan dan kepentingan bangsa,” kata Akbar dalam keterangannya, Sabtu (2/8).

Dia menilai langkah tersebut penting untuk menghindari potensi perpecahan sosial-politik akibat proses hukum yang menyita perhatian publik. Selain itu, Akbar juga mengapresiasi sikap responsif sosok yang dinilai dalam merespons usulan Prabowo tersebut. Sosok tersebut adalah Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Example 300x600

“Prof Dasco menunjukkan perhatian besar terhadap pentingnya penegakan hukum yang adil dengan tetap mempertimbangkan kepentingan nasional secara menyeluruh,” kata senator asal daerah pemilihan Sulawesi Tengah itu. Akbar menyebut pemberian amnesti dan abolisi ini sebagai keputusan yang tepat dan diperlukan dalam situasi politik saat ini yang menuntut keteduhan dan semangat rekonsiliasi.

“Di tengah tantangan polarisasi dan ketegangan politik pascapemilu, Presiden Prabowo menunjukkan bahwa negara ini bisa besar karena pemimpinnya memelihara semangat persatuan, bukan memperluas perpecahan,” ujar Akbar.

Dia berharap kebijakan tersebut menjadi awal proses rekonsiliasi nasional yang lebih luas, sekaligus mendorong terciptanya iklim demokrasi yang lebih sehat. Akbar juga mengajak para tokoh yang terlibat, seperti Hasto dan Tom Lembong untuk menjadikan momen ini sebagai landasan dalam membangun kembali kepercayaan publik. “Perbedaan pandangan politik tidak boleh lagi menjadi alasan kriminalisasi. Demokrasi yang matang justru tumbuh dari ruang perbedaan yang dikelola dengan bijak dan penuh tanggung jawab,” tegasnya mengingatkan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *