Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Menhut: Kawasan Konservasi Gajah di Lahan Presiden Prabowo Resmi Beroperasi

52
×

Menhut: Kawasan Konservasi Gajah di Lahan Presiden Prabowo Resmi Beroperasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Yogyakarta – (AmperaNews.com) – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebut program konservasi gajah di Takengon, Aceh, yang dijalankan bersama World Wide Fund for Nature (WWF) di atas lahan konsesi hutan tanaman industri milik Presiden Prabowo Subianto mulai beroperasi.

“Sudah mulai beroperasi dengan proses pemberdayaan masyarakat,” ujar Raja Juli di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Selasa.

Example 300x600

Raja Juli menjelaskan program konservasi itu diawali dengan pembentukan Inisiatif Konservasi Gajah Peusangan atau “Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) Aceh” bersama WWF.

Menurut dia, Peusangan adalah nama kawasan di Takengon, Aceh, tempat konservasi itu dijalankan.

“Jadi, ini sebuah inisiatif konservasi gajah di Peusangan Aceh, persis seperti yang dikatakan oleh Pak Prabowo,” ucap Menhut.

Pelaksanaan program tersebut, kata Raja Juli, telah melalui proses penyusunan peta jalan (roadmap) pengelolaan kawasan konservasi, termasuk pengayaan pakan melibatkan masyarakat.

“Saya sudah ke sana dua kali. Yang terakhir itu sudah ada ‘roadmap’ bagaimana PECI Aceh itu dijalankan, termasuk ‘enrichment’ (pengayaan) pakan supaya gajah tidak masuk ke perkampungan penduduk. Nanti, insya Allah akan saya ‘update’ terus kepada Pak Presiden,” kata dia.

Selain pengayaan pakan, dia menyebut area konservasi itu juga dilengkapi “salt lake” atau area khusus garam.

“Ada garam-garaman yang memang itu menjadi hal yang paling penting bagi gajah,” ujar dia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkap telah menyerahkan 90 ribu hektare lahan konsesi hutan tanaman industri miliknya di Takengon, Aceh, untuk kawasan perlindungan gajah liar.

Pernyataan itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, Minggu malam (20/7).

Presiden mengatakan langkah itu bermula dari permintaan utusan WWF yang semula hanya mengajukan 10 ribu hektare. Namun, ia menolak dan justru menawarkan 20 ribu hektare.

Kabar itu kemudian sampai kepada Raja Charles III di Inggris, yang merupakan salah satu pembina WWF. Presiden Prabowo menyebut bahwa dirinya menerima surat ucapan terima kasih dari Raja Charles III, yang disampaikan langsung oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey di Istana Merdeka, Jakarta.

Menanggapi surat tersebut, Presiden Prabowo memutuskan untuk menambah luasan lahan yang diserahkan untuk kawasan perlindungan menjadi 90 ribu hektar dari total 98 ribu hektar yang dikelolanya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *