Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Elon Musk Sindir DPR: Bikin Negara Bangkrut, Sindiran ke Siapa Nih?

18565
×

Elon Musk Sindir DPR: Bikin Negara Bangkrut, Sindiran ke Siapa Nih?

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMPERANEWS.COM – Elon Musk mengkritik Amerika, tetapi mengapa kritikan itu terasa untuk Indonesia? DPR bikin negara bangkrut?

Saat membaca berita DPR bikin negara bangkrut di media sosial, saya pikir itu tentang Indonesia. Ternyata cuma sentilan Elon Musk untuk Amerika. Tetapi mengapa netizen dan warganet Indonesia setuju dengan Musk?(Supartono JW.12072025)

Example 300x600

Seminggu yang lalu, media massa dalam dan luar negeri serta jagat media sosial ramai membincang tentang Elon Musk kembali membuat geger jagat politik Amerika. Bukan soal Tesla, Twitter (alias X), atau roket SpaceX tapi karena komentarnya yang super pedas dan blak-blakan terhadap Kongres AS alias DPR-nya Amerika.

DPR, bikin negara bangkut @@Bahkan dengan “blak-blakan menyebut Anggota DPR hanya bikin negara bangkrut”.

Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Musk menyebut Rancangan Undang-undang (RUU) belanja triliunan dolar yang sedang digodok di Capitol Hill sebagai “Kekejian yang sangat besar. Berlebihan. Sampah!”

RUU yang dimaksud adalah rancangan kebijakan belanja besar-besaran pemerintah AS yang akan menggelontorkan anggaran ke berbagai sektor subsidi energi hijau, program bantuan sosial, infrastruktur, hingga militer.

Kendati banyak pihak menyebut hal tersebut sebagai strategi investasi untuk masa depan Amerika. Namun di mata Musk, itu justru bentuk penghambat inovasi dan pemborosan pajak rakyat.

Musk juga mengkritik para pemilih yang memilih wakil rakyat “penghambur dana.”

Bahkan Musk menyebutkan, masyarakat seharusnya lebih bijak dalam memilih politisi yang tidak mengorbankan masa depan hanya demi citra pada saat itu.

“Pemimilih seharusnya disadari. Jangan biarkan menghabiskan masa depan anak-anak kalian hanya demi pencitraan jangka pendek,” kata Musk.

Komentar ini langsung menyulut perdebatan panas di ranah politik. Beberapa pihak menilai Musk menyasar langsung kubu Partai Demokrat, yang memang menjadi motor penggerak RUU ini.

Pasalnya, ini bukan kali pertama Musk menyenggol pemerintah. Sebelumnya, ia pernah bersitegang dengan lembaga regulasi soal Tesla, mencabut dukungan terhadap kandidat politik, mengancam pemindahan kantor pusat Tesla ke negara bagian yang lebih pro-bisnis.

Sebab, Musk memiliki pengaruh yang luar biasa di media sosial dan dunia bisnis, banyak yang bertanya-tanya apakah Elon Musk diam-diam memanaskan mesin politiknya sendiri? Atau, apakah ia akan benar-benar terjun ke panggung politik?

Namun, satu hal yang pasti, suara Elon Musk kini bisa menggeser opini publik segera meluncurkan roket SpaceX. Terlebih lagi, komentarnya kali ini menyentil isu penting dan memasukkan, ke mana sebenarnya lari uang negara, dan siapa yang diuntungkan? Oleh karena itu, sampai “blak-blakan disebut Anggota DPR hanya bikin negara bangkrut.”

Indonesia “merasa”

Atas perhatian Musk, terutama terkait blak-blakannya, disebut Anggota DPR hanya membuat negara bangkrut. Ternyata netizen dan warganet Indonesia langsung merespon dan setuju dengan sentilan Musk.

Malah netizen dan warganet pun menambahkan. Di Indonesia yang bikin bangkrut selain DPR, juga parlemen dan para elit negeri yang secara tersistem, terstuktur, dan masif (TSM), bancakan uang rakyat dengan program andalan “korupsi berjamaah”, karena hasil korupsinya bukan hanya untuk kepentingan dan keuntungan pribadi, tetapi untuk kepentingan dan keuntungan kelompok dan golongan mereka.

Terlebih lagi, meski kini Indonesia sudah berganti presiden, namun karena wakil presidennya anak presiden sebelumnya, rakyat yang tahu tentang TSM, masih berpikir bahwa, sekarang pemerintahan, termasuk aparat penegak hukumnya, masih menjadi bagian paket penerus oligarki sebelimnya.

Hingga, rakyat yang cerdas menyimpulkan, di Indonesia, hingga detik ini, ada “matahari kembar” dan “presiden boneka”.

Penjilat, cari muka

Selain itu, banyak pihak yang bertanya-tanya, kira-kira, bila Elon Musk orang Indonesia, apa yang akan diungkap melihat fenomena masifnya penjilat dan pencari muka kepada “junjungannya”, demi mereka mendapat “makan” atau kue jabatan yang instan, seperti menjadi menteri, wakil menteri komisaris BUMN dll yang kini diobral seperti “gorengan”.

Tidak memandang status sosial, kompetensi, profesionalisme, dan pengalaman, tetapi dianggap sudah cukup layak karena terus membela dan memuji “junjungannya”, meski harus mengorbankan diri dan akal sehat.

Miris, meski presiden Indonesia ke-7 sudah lingsir, tapi yang pro dan yang mania, bukan ikut lingsir, tapi malah tambah subur dan tambah “tebal muka” dalam menjilat dan mencari muka. Apa tujuannya? Mudah dibaca dan dibaca.

Apakah yang pro dan mania itu tidak membutuhkan budget? Dari mana coba anggarannya? Apakah juga termasuk bagian yang TSM? Apakah ini tidak membuat negara bangkrut juga? Coba tanya Elon Musk! Dia dia…

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *