SURABAYA (Amperanews.com) — Kecelakaan lalu lintas yang diduga melibatkan pengemudi dalam pengaruh alkohol terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia setelah kendaraan Mitsubishi Outlander yang dikemudikan perempuan berinisial ENR (32) terlibat kecelakaan di dua lokasi. (Senin, 24/08/2026).
Peristiwa terjadi pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Kasus tersebut menjadi perhatian setelah video yang memperlihatkan pengemudi diamankan warga beredar di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, perempuan yang disebut dalam kondisi mabuk terlihat terlibat adu mulut dengan warga. Ia beberapa kali menunjuk ke arah warga sebelum akhirnya diamankan petugas.
Tabrak Taksi Listrik yang Sedang Parkir
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya menjelaskan kecelakaan bermula ketika Outlander yang dikendarai ENR melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Taman Apsari.
Saat kendaraan berbelok ke kiri, mobil tersebut diduga kehilangan konsentrasi hingga menabrak taksi listrik VinFast bernomor polisi L-1611-UG yang sedang terparkir di sisi kanan jalan. Taksi tersebut diketahui dikemudikan FDK (22).
“Pengemudi kehilangan konsentrasi akibat pengaruh alkohol,” kata Galih.
Alih-alih berhenti setelah kecelakaan pertama, kendaraan kemudian kembali melaju menuju Jalan Gubernur Suryo.
Kecelakaan Berlanjut, Satu Orang Meninggal
Perjalanan kendaraan tersebut berakhir dengan kecelakaan berikutnya di sekitar kawasan depan Alun-Alun Surabaya.
Dalam insiden kedua tersebut, kendaraan yang dikemudikan ENR terlibat kecelakaan yang menyebabkan RPK meninggal dunia.
Rangkaian kecelakaan ini kemudian ditangani aparat kepolisian untuk mengungkap secara lengkap kronologi serta faktor yang menyebabkan pengemudi kehilangan kendali kendaraan.
Polisi juga masih melakukan proses hukum terhadap pengemudi dan mengumpulkan bukti terkait dugaan pengaruh alkohol dalam kecelakaan tersebut.
Kasus ini sekaligus kembali menjadi perhatian terhadap bahaya berkendara dalam kondisi tidak sadar penuh. Pengemudi yang berada di bawah pengaruh alkohol berisiko mengalami penurunan konsentrasi dan kemampuan mengendalikan kendaraan, sehingga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya. (Rd)


















