Pesisir barat,(www.Ampera-News.com)-
21 agustus 2026
Ryan sapaan akrab ketua dpc grib jaya pesisir barat menghimbau agar pengawasan pembangunan,gedung balai nikah (kua) kecamatan karya penggawa agar di audit dan di periksa mulai dari perusahaan yang memenangkan tender sampai ke pekerja yang di lapangan,karena hasil pemantauan saya di lapangan menemukan beberapa masalah dalam pekerjaan yang memakai uang rakyat miliyaran tersebut tidak sesuai dengan aturan yang seharusnya berlaku untuk sebiah pekerjaan proyek,apalagi ini proyek pusat kanwil tambah nya.
Adapun pandangan kejanggalan tersebut adalah,
1.para pekerja tidak menggunakan apd
2.para pekerja tidak di awasi oleh team pengawas dan hanya di serah kan pada kepala tukang.
3.kepala tukang yang di konfirmasi di lapangan tidak mengetahui mengenai RAB pekerjaan
4.kepala tukang hanya memegang gambar dan mengenai material yang di gunakan hanya tau material datang dan di pasang,menurut perintah dari kontraktor atau subkontraktor nya yang tidak secara langsung mengawasi di lapangan
5.pihak dari kemenag pesisir barat hanya datang sesekali dan poto di lokasi itu menurut dari kepala tukang yang di konfirmasi di lapangan.
Ryan juga menambahkan dia akan memperketat pengawasan proyek pembangunan dari pusat yang ada di pesisir barat ini,agar kita semua sebagai penerima dampak nya menikmati bangunan lebih lama dan itu adalah uang rakyat jadi kita wajib mengawasi nya tutup nya.
“Tim”


















