Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Herman Deru Paparkan 3 Isu Krusial Banyuasin Saat Bertemu Wapres Gibran

56
×

Herman Deru Paparkan 3 Isu Krusial Banyuasin Saat Bertemu Wapres Gibran

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANYUASIN – ( AmperaNews.com ) – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, mengungkapkan tiga persoalan besar Banyuasin yang perlu segera diatasi.Hal itu diungkapkan langsung oleh Herman Deru di hadapan akil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka dalam kegiatan Panen Raya Jagung sekaligus memperingati Hari Tani Nasional di Desa Mulia Sari, Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin, Kamis (25/9/2025).

Pertama, penyelesaian proyek Tol Palembang-Betung yang masih terkendala pembebasan lahan sepanjang 5 kilometer.“Jika ruas tol ini tidak segera diselesaikan, kemacetan bisa menyebabkan antrean hingga 24 jam di jalur penghubung sepanjang 60 km. Ini sangat mengganggu distribusi pangan dan logistik,” kata Herman Deru.

Example 300x600

Kedua, Gubernur menekankan perbaikan Jalan Lintas Timur sepanjang 14 km yang rusak parah akibat kelebihan muatan kendaraan. Menurutnya, kondisi itu memperlambat distribusi barang, bahkan berulang kali memicu kecelakaan.

Ketiga, percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat yang sudah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional. Dia menilai keberadaan pelabuhan laut ini sangat mendesak, mengingat selama ini Sumsel hanya memiliki pelabuhan sungai di kawasan perkotaan.

“Pelabuhan samudera ini akan menjadi pintu ekspor komoditas pangan Sumsel, sekaligus mengurangi beban logistik yang selama ini terpusat di Palembang,” paparnya.
Selain menyampaikan tiga PR tersebut, Herman Deru juga menyinggung capaian Sumsel dalam produksi gabah. Dia melaporkan bahwa Sumsel mampu menghasilkan 3,3 juta ton gabah kering giling, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya 2,7 juta ton.

“Kebijakan pemerintah menaikkan HPP menjadi Rp6.500 per kilogram benar-benar berdampak positif bagi petani kita,” ujarnya. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penyerahan dua unit ekskavator dari Wapres Gibran untuk kelompok tani, sebagai dukungan mekanisasi pertanian.

Sementara itu, Wapres Gibran mengapresiasi atas undangan yang hangat dari masyarakat Banyuasin. Dia menitipkan salam dari Presiden Presiden Prabowo yang tengah menghadiri Sidang Umum PBB di New York. “Banyuasin adalah lumbung jagung terbesar ketiga di Sumsel. Kita harus memastikan program prioritas pertanian berjalan baik,” ujar Wapres.

Dia menekankan pentingnya memperkuat infrastruktur pertanian sebagai bagian dari kebijakan Inpres No. 10 Tahun 2025. Menurut Gibran, ketersediaan jalan, pelabuhan, bendungan, hingga irigasi adalah faktor kunci agar hasil pertanian tidak hanya melimpah, tetapi juga terserap pasar dengan harga yang baik bagi petani. Dia menegaskan semua pihak harus mengawal program ini agar benar-benar memberi dampak langsung.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *