Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Perguruan Tinggi Didorong Tingkatkan Kolaborasi dan Riset oleh Mendiktisaintek

58
×

Perguruan Tinggi Didorong Tingkatkan Kolaborasi dan Riset oleh Mendiktisaintek

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Surabaya  – (AmperaNews.com) – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong perguruan tinggi di Indonesia memperluas kolaborasi dengan industri, pemerintah daerah, dan masyarakat, termasuk dengan pelaku UMKM sekaligus memperkuat riset.

“Para wakil rektor bidang kerja sama adalah garda terdepan dari perguruan tinggi untuk menjalin kerja sama, baik penelitian maupun pengabdian masyarakat. Harapannya, sumber daya kampus bisa dimanfaatkan industri maupun masyarakat,” ujar Brian Yuliarto usai membuka Forum Wakil Rektor Bidang Kerja Sama di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Kamis.

Example 300x600

Ia menegaskan kerja sama tersebut menjadi amanah besar bagi perguruan tinggi agar lebih berkontribusi nyata.

“Wakil rektor bidang kerja sama ini lokomotif yang menggerakkan berbagai kolaborasi. Saya percaya mereka optimistis, saling berbagi pengalaman, dan menghadirkan terobosan,” katanya.
Rektor ITS Prof Bambang Pramujati menyambut baik arahan tersebut. Menurut dia, ITS merupakan salah satu kampus paling produktif dalam publikasi ilmiah dan terus meningkatkan ekosistem penelitian.

“Setiap tahun ITS menghasilkan lebih dari 2.000 publikasi terindeks global. Kami juga mendorong kolaborasi antarlaboratorium, antarfakultas, antarperguruan tinggi dalam maupun luar negeri, bahkan dengan industri,” katanya.

Bambang menambahkan pendanaan penelitian yang dikelola ITS telah mencapai lebih dari Rp200 miliar per tahun, bersumber dari internal kampus, kementerian, maupun mitra industri.

“Jumlah kerja sama industri kami juga sangat besar, lebih dari Rp100 miliar, yang menunjukkan kiprah ITS diakui dunia industri,” ujarnya.

Ia menegaskan ITS selalu mengedukasi dosen agar tidak terjebak dalam jurnal predator.

“Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat rutin memberi informasi jurnal yang perlu dihindari. Harapannya dosen semakin aware agar hasil riset terpublikasi di kanal bereputasi,” katanya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *